Daftar Jurnal Manajemen SINTA 2 Lengkap dan Terverifikasi
Banyak daftar jurnal manajemen SINTA 2 yang beredar sudah kedaluwarsa. Berikut daftar yang diperiksa satu per satu di portal SINTA beserta bukti peringkat tiap jurnalnya.
Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.
Banyak daftar jurnal manajemen SINTA 2 yang beredar sudah kedaluwarsa. Berikut daftar yang diperiksa satu per satu di portal SINTA beserta bukti peringkat tiap jurnalnya.
Biaya publikasi jurnal Scopus Q4: APC $100-800 (Rp1,8-14 juta), jurnal Indonesia gratis-Rp3 juta, simulasi mulai Rp1,5 juta, plus protokol 4 langkah anti jurnal predator.
Biaya publikasi jurnal Scopus Q3: APC $300-1.500 (Rp5,4-27 juta), jurnal Indonesia gratis-Rp5 juta, simulasi total mulai Rp1,5 juta, dan cara aman dari tarif calo.
Biaya publikasi jurnal Scopus Q2: APC $800-2.500 (Rp14-45 juta), jurnal Indonesia Q2 gratis-Rp10 juta, biaya pendukung, waiver, dan simulasi total anggaran per jalur.
Biaya publikasi jurnal Scopus Q1: APC $1.500-5.000+ (Rp27-90 juta), jalur subscription gratis, tarif riil PLOS/Frontiers/Nature, waiver, dan simulasi total anggaran.
Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 3? APC Rp 500.000 – Rp 1.500.000, proses 2–6 bulan, KUM 20 poin. Rincian lengkap, perbandingan level, langkah publikasi & tips hemat. Cek!
Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 2? APC Rp 750.000 – Rp 3.000.000, proses 3–8 bulan, KUM 25 poin. Rincian lengkap, perbandingan level, langkah publikasi & tips hemat. Cek!
Berapa biaya publikasi jurnal SINTA 1? APC Rp 1.000.000 – Rp 5.000.000, proses 3–12 bulan, KUM 40 poin. Rincian lengkap, perbandingan level, langkah publikasi & tips hemat. Cek!
Daftar biaya publikasi jurnal SINTA 1–6 terbaru 2026: tabel APC lengkap (gratis hingga Rp 5 juta), faktor penentu biaya, simulasi budget mahasiswa & dosen, plus tips hemat. Cek di sini!
Populasi jurnal farmasi berperingkat SINTA 1 sangat terbatas. Artikel ini memetakan yang scope-nya persis farmasi sekaligus jalur realistis lewat jurnal S1 rumpun biomedis.