Jurnal Sinta 1 Kesehatan: Alur Submit Lengkap

Mencari jurnal Sinta 1 bidang kesehatan itu pekerjaan yang lebih sempit daripada kelihatannya. Dari 16.774 jurnal yang terdaftar di portal SINTA, yang berperingkat 1 hanya ratusan — dan yang scope-nya benar-benar kesehatan bisa dihitung dengan dua tangan.

Artikel ini memuat lima jurnal kesehatan berperingkat SINTA 1 yang status akreditasinya kami verifikasi satu per satu ke halaman profil resmi, bukan disalin dari daftar yang beredar di internet. Untuk setiap jurnal disertakan bukti kemutakhiran berupa nomor terbitan terbaru atau penanda Current Acreditation, supaya Anda bisa mengecek ulang sendiri.

Ringkasan Cepat

  • SINTA 1 adalah peringkat akreditasi tertinggi dengan rentang nilai 90–100 menurut Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026.
  • Terdapat 5 jurnal kesehatan berperingkat SINTA 1 yang terverifikasi aktif per Agustus 2026.
  • Naskah kesehatan yang melibatkan subjek manusia hampir selalu diminta melampirkan ethical clearance sejak tahap submit.
  • Estimasi waktu dari submit sampai terbit di jurnal S1 kesehatan: 6–14 bulan.
  • Satu jurnal yang sering muncul di daftar populer kami keluarkan karena status terbitan berjalannya belum jelas — penjelasannya ada di bagian kesalahan umum.

Apa Itu Jurnal SINTA 1 Kesehatan?

Jurnal SINTA 1 adalah jurnal ilmiah nasional dengan peringkat akreditasi tertinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui sistem ARJUNA. Untuk bidang kesehatan, artinya jurnal tersebut memenuhi standar tata kelola editorial, mutu substansi, dan konsistensi penerbitan pada level paling ketat yang berlaku.

Sejak Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 ditetapkan pada 29 Juni 2026 dan diundangkan pada 7 Juli 2026, sistem peringkat disederhanakan dari enam menjadi empat tingkat, dan rentang nilai tiap peringkat digeser ke atas.

Peringkat Rentang Lama (Permen 9/2018) Rentang Baru (Permen 9/2026)
SINTA 1 85–100 90–100
SINTA 2 70–84 80–89
SINTA 3 60–69 70–79
SINTA 4 50–59 60–69
SINTA 5 dan 6 30–49 Dihapus, menjadi tidak terakreditasi

Pergeseran rentang nilai akreditasi jurnal ilmiah.

Rentang Nilai Akreditasi: Aturan Lama vs Permen 9/2026ATURAN LAMA (Permen 9/2018)SINTA 1SINTA 2SINTA 3SINTA 4SINTA 5-6ATURAN BARU (Permen 9/2026) — SINTA 5 dan 6 dihapusSINTA 1 · 90-100SINTA 2 · 80-89SINTA 3 · 70-79SINTA 4 · 60-69

Pergeseran rentang nilai akreditasi. Jurnal kesehatan berperingkat SINTA 1 kini harus berada pada rentang 90–100.

Rumpun yang Tercakup

Cakupannya meliputi kesehatan masyarakat, epidemiologi, kesehatan lingkungan, gizi, promosi kesehatan, kebijakan kesehatan, keperawatan, hingga kedokteran klinis. Beberapa jurnal dalam daftar ini bersubjek ganda di portal SINTA, misalnya Health bersama Education dan Social, sehingga naskah lintas disiplin tetap punya tempat.

Daftar Jurnal SINTA 1 Kesehatan yang Terverifikasi

Status akreditasi seluruh jurnal berikut diverifikasi langsung ke halaman profil portal SINTA, bukan disalin dari daftar pihak ketiga.

No Nama Jurnal Penerbit Fokus Bukti Peringkat Profil
1 Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia Kesehatan masyarakat, epidemiologi, kebijakan kesehatan, gizi masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025), artikel berlabel Accred: Sinta 1 Profil
2 Public Health of Indonesia YCAB Publisher Kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, kesehatan kerja Vol. 12 No. 1 (Januari–Maret 2026); profil menampilkan Sinta 1 – Current Acreditation Profil
3 Jurnal Kesehatan Lingkungan (Journal of Environmental Health) Universitas Airlangga Kesehatan lingkungan, sanitasi, paparan okupasional, penyakit berbasis lingkungan Vol. 18 No. 1 (2026), artikel berlabel Accred: Sinta 1 Profil
4 JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia Kedokteran klinis, laporan kasus, ilmu biomedis terapan Vol. 17 No. 1 (2026), artikel berlabel Accred: Sinta 1 Profil
5 MPPKI: Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu Promosi kesehatan, perilaku kesehatan, stunting, pelayanan kesehatan primer Vol. 9 No. 3 (Maret 2026), artikel berlabel Accred: Sinta 1 Profil

Diverifikasi di portal SINTA per Agustus 2026. Peringkat dinilai ulang tiap periode akreditasi.

Cara Menyaring Sendiri di Portal SINTA

1Mulai dari Portal Resmi, Bukan Salinan

Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals. Daftar yang beredar di blog dan grup pesan sering tertinggal satu periode akreditasi, sehingga memuat jurnal yang peringkatnya sudah berubah.

2Perhatikan Subject Area Ganda

Banyak jurnal kesehatan terdaftar di bawah lebih dari satu subject area, misalnya Health bersama Education dan Social. Jangan menyaring hanya lewat satu kategori, karena kandidat yang relevan bisa terlewat.

3Periksa Penanda Current Acreditation

Pada halaman profil, peringkat yang berlaku tertera di bagian Current Acreditation. Inilah rujukan utamanya, bukan klaim peringkat yang dipasang di situs jurnal itu sendiri.

4Cocokkan dengan Label Artikel Terbaru

Buka daftar artikel terbitan terakhir dan perhatikan labelnya. Bila profil menyatakan Sinta 1 tetapi artikel terbaru berlabel Accred: Unknown, status terbitan berjalan patut dipertanyakan sebelum Anda mengirim naskah.

5Pastikan Periode Akreditasi Mencakup Volume Anda

Akreditasi berlaku untuk rentang volume tertentu. Pastikan volume tempat artikel Anda akan terbit masih berada di dalam periode tersebut, agar artikel benar-benar diakui sebagai luaran terakreditasi.

Catatan dari Proses Verifikasi

Seluruh entri pada tabel di atas kami periksa satu per satu ke halaman profil resmi portal SINTA pada Agustus 2026. Berikut catatan yang muncul selama proses itu, termasuk satu jurnal yang akhirnya kami keluarkan.

Satu jurnal populer kami keluarkan karena statusnya bertentangan

The Indonesian Journal of Public Health terbitan Universitas Airlangga memiliki halaman profil yang menyatakan Sinta 1 pada bagian Current Acreditation. Namun ketika kami membuka daftar artikel Volume 21 Nomor 1 tahun 2026, seluruhnya berlabel Accred: Unknown. Dua penanda ini saling bertentangan, dan kami memilih tidak memasukkannya ke tabel sampai statusnya jelas. Bila Anda menemukannya di daftar lain, tanyakan langsung ke pengelola sebelum mengirim naskah.

Jurnal kesehatan tersebar di beberapa subject area

Portal SINTA menempatkan sebagian jurnal kesehatan pada subject area ganda, misalnya Health bersama Education dan Social. Akibatnya, penyaringan yang hanya mengandalkan satu kategori akan melewatkan kandidat yang relevan.

Syarat Khusus Naskah Kesehatan di Jurnal SINTA 1

Di luar syarat administratif umum, jurnal kesehatan peringkat 1 menerapkan sejumlah ketentuan substantif yang jarang bisa ditawar. Berikut yang paling menentukan.

Ethical clearance yang sah dan dapat ditelusuri

Untuk penelitian yang melibatkan manusia, hewan coba, atau data rekam medis, nomor ethical clearance beserta nama komisi etik penerbitnya harus dicantumkan di bagian metode — bukan sekadar dilampirkan. Editor jurnal S1 rutin memverifikasi nomor tersebut. Penelitian yang sudah berjalan lebih dulu lalu mengurus etik belakangan akan terlihat dari tanggal terbit surat, dan ini alasan penolakan yang cukup sering.

Desain dan pelaporan yang mengikuti panduan internasional

Studi observasional diharapkan mengikuti STROBE, uji klinis mengikuti CONSORT, dan tinjauan sistematis mengikuti PRISMA. Beberapa jurnal meminta checklist-nya diunggah sebagai berkas tambahan. Naskah yang metodenya tidak bisa dipetakan ke salah satu kerangka ini biasanya dikembalikan sebelum masuk review.

Kejelasan besaran sampel dan justifikasinya

Menyebut jumlah responden saja tidak cukup. Reviewer akan mencari dasar perhitungan besar sampel, teknik pengambilan sampel, serta bagaimana non-response ditangani. Ini salah satu titik yang paling sering memicu revisi mayor.

Kebaruan yang dinyatakan secara eksplisit

Topik kesehatan masyarakat di Indonesia sudah sangat padat. Naskah tentang stunting, kepatuhan pengobatan, atau perilaku merokok harus menyatakan dengan jelas apa yang berbeda dari puluhan studi sebelumnya — entah populasinya, pendekatan analisisnya, atau konteks kebijakannya.

Naskah berbahasa Inggris pada sebagian besar jurnal

Empat dari lima jurnal dalam daftar ini menerbitkan artikel dalam bahasa Inggris. Kualitas bahasa dinilai sebagai bagian dari kelayakan, sehingga proofreading oleh penutur asli atau layanan penyuntingan bahasa sebaiknya dianggap biaya wajib, bukan opsional.

Perbedaan SINTA 1 dan SINTA 2 di Bidang Kesehatan

Banyak penulis menargetkan SINTA 1 tanpa menimbang apakah itu pilihan paling masuk akal untuk situasinya. Tabel berikut membandingkan keduanya apa adanya.

Aspek SINTA 1 SINTA 2
Rentang nilai akreditasi 90–100 80–89
Jumlah jurnal bidang kesehatan 5 jurnal terverifikasi Jauh lebih banyak
Tingkat persaingan Sangat ketat Ketat namun lebih terbuka
Estimasi waktu sampai terbit 6–14 bulan Umumnya lebih singkat
Kemungkinan terindeks Scopus Lebih besar Sebagian
Status jurnal nasional terakreditasi Ya Ya

SINTA 2 bukan peringkat gagal. Keduanya sama-sama jurnal nasional terakreditasi. Memaksakan naskah ke SINTA 1 padahal datanya belum memadai justru berisiko menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk hasil akhir berupa penolakan.

Cara Memilih Jurnal SINTA 1 Kesehatan yang Tepat

Peringkat yang benar tidak menjamin apa pun bila scope-nya meleset. Urutan berikut dapat dipakai sebagai penyaring, dan kerangka umumnya dibahas di panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 1.

  1. Periksa apakah jurnal mensyaratkan pendaftaran uji klinis. Untuk naskah uji intervensi, sebagian jurnal kesehatan menuntut nomor registrasi uji klinis yang diterbitkan sebelum peserta pertama direkrut — dan ini tidak bisa diurus belakangan.
  2. Lihat apakah jurnal memuat studi kualitatif. Beberapa jurnal kesehatan hampir seluruhnya kuantitatif. Mengirim studi fenomenologi ke jurnal yang tidak pernah memuatnya adalah pemborosan waktu.
  3. Cek cakupan geografis yang biasa dimuat. Ada jurnal kesehatan yang aktif memuat riset dari luar Indonesia, ada yang hampir seluruhnya nasional. Ini memengaruhi cara Anda memosisikan kontribusi naskah.
  4. Baca dua terbitan terakhir, bukan halaman focus and scope. Halaman scope ditulis dengan bahasa luas dan jarang diperbarui.
  5. Cek bahasa naskah yang diterima. Menerjemahkan naskah yang sudah jadi jauh lebih melelahkan daripada menulisnya dalam bahasa target sejak awal.
  6. Konfirmasi ulang status akreditasi menjelang submit. Peringkat dinilai ulang tiap periode akreditasi.

Alur Submit ke Jurnal SINTA 1 Kesehatan, dari Naskah Siap sampai Terbit

Urutan berikut berlaku untuk hampir semua jurnal SINTA 1 yang memakai OJS. Sesuaikan detailnya dengan ketentuan jurnal tujuan Anda.

1Finalisasi naskah sesuai template jurnal

Unduh template resmi dan sesuaikan struktur, gaya sitasi, serta format tabel dan gambar.

2Jalankan pengecekan similarity

Periksa juga kemiripan dengan tesis atau skripsi Anda sendiri yang sudah diunggah ke repositori kampus.

3Siapkan berkas pendukung

Surat pernyataan orisinalitas dan pernyataan tidak sedang dikirim ke jurnal lain.

4Siapkan salinan ethical clearance beserta checklist pelaporan

Sertakan STROBE, CONSORT, atau PRISMA sesuai desain penelitian; sebagian jurnal menolak memproses naskah tanpa berkas ini.

5Pastikan data pendukung siap diserahkan

Reviewer jurnal kesehatan kerap meminta tabel mentah atau hasil uji statistik lengkap di tengah proses review.

6Registrasi akun di OJS jurnal

Lengkapi profil penulis termasuk afiliasi dan ORCID.

7Unggah naskah melalui alur New Submission

Isi metadata dengan teliti: judul, abstrak, kata kunci, dan seluruh nama penulis beserta urutannya.

8Tanggapi hasil review secara terstruktur

Susun tabel tanggapan poin per poin, dan bila menolak saran reviewer sampaikan alasannya dengan santun.

9Periksa proof sebelum terbit

Kesempatan terakhir memperbaiki kekeliruan nama, afiliasi, angka, dan tabel.

Perkiraan Waktu dan Biaya Publikasi Jurnal SINTA 1 Kesehatan

Angka berikut adalah rentang wajar untuk jurnal SINTA 1 bidang kesehatan. Gunakan sebagai dasar perencanaan, bukan jaminan.

Tahap Perkiraan Waktu Catatan
Pemeriksaan awal editor (desk review) 1–4 minggu Kelengkapan berkas, kesesuaian scope, similarity check
Peer review putaran pertama 2–5 bulan Umumnya 2–3 reviewer; jurnal S1 sering kesulitan mencari reviewer sebidang
Revisi penulis 3–8 minggu Revisi mayor pada naskah kesehatan biasanya menyangkut metode dan analisis statistik
Review putaran kedua dan keputusan 1–3 bulan Sebagian naskah masuk putaran ketiga
Produksi sampai terbit 1–3 bulan Copyediting, layout, penetapan DOI, penjadwalan nomor terbitan

Komponen Biaya

Biaya publikasi (APC) jurnal kesehatan SINTA 1 bervariasi luas — sebagian tidak memungut biaya sama sekali, sebagian mengenakan biaya untuk menutup produksi. Karena tarif dapat berubah tiap tahun, angka pastinya harus dicek langsung di laman Author Fees masing-masing jurnal. Yang perlu dianggarkan di luar APC: penyuntingan bahasa Inggris, pengurusan ethical clearance, dan pengecekan similarity berbayar bila kampus tidak menyediakan.

Perlu Diwaspadai

Bila ada pihak yang menjanjikan naskah pasti terbit di jurnal SINTA 1 dalam hitungan minggu dengan membayar sejumlah uang, itu bukan layanan publikasi. Jurnal terakreditasi peringkat 1 tidak menjual kepastian terbit, dan proses peer review tidak dapat dipercepat dengan pembayaran.

Kesalahan yang Sering Terjadi pada Naskah Kesehatan

Kesalahan Akibat Yang Sebaiknya Dilakukan
Ethical clearance terbit setelah data dikumpulkan Dinilai melanggar etika penelitian Urus persetujuan etik sebelum pengambilan data dimulai
Tidak melaporkan dasar perhitungan besar sampel Revisi mayor atau penolakan Cantumkan rumus, asumsi, dan teknik sampling yang dipakai
Menyimpulkan sebab-akibat dari studi potong lintang Dikoreksi reviewer dan menurunkan kredibilitas Gunakan bahasa asosiatif, bukan kausal
Mengandalkan daftar jurnal dari situs pihak ketiga Submit ke jurnal yang peringkatnya sudah berubah Verifikasi langsung di portal SINTA menjelang submit
Mengabaikan kecocokan scope Ditolak di tahap desk review tanpa masuk peer review Baca isi dua terbitan terakhir jurnal tujuan
Menyerah setelah revisi mayor Kehilangan naskah yang sebenarnya berpeluang Revisi mayor berarti masih ada peluang, tanggapi secara terstruktur

Jurnal yang Sering Salah Disebut sebagai SINTA 1

Berikut jurnal yang kerap muncul di daftar jurnal SINTA 1 kesehatan padahal hasil verifikasi menunjukkan sebaliknya.

Jurnal Hasil Verifikasi
The Indonesian Journal of Public Health (Universitas Airlangga) Profil menampilkan Sinta 1 – Current Acreditation, tetapi artikel Vol. 21 No. 1 (2026) berlabel Accred: Unknown. Status terbitan berjalan perlu dikonfirmasi ke pengelola sebelum dijadikan target submit.

Butuh Pendampingan Publikasi di Jurnal SINTA 1 Kesehatan?

Tim Pusat Publikasi membantu penyelarasan naskah dengan gaya selingkung jurnal, pengecekan kesesuaian scope, sampai pendampingan menjawab komentar reviewer.

Konsultasi Sekarang

Kesimpulan

Terdapat 5 jurnal SINTA 1 bidang kesehatan yang terverifikasi aktif. Jumlah ini memberi ruang gerak, tetapi tetap menuntut ketelitian memilih: peringkat yang benar tidak berarti apa-apa bila scope-nya tidak cocok.

Peringkat SINTA bukan status permanen. Setiap periode akreditasi, jurnal dapat naik, bertahan, atau turun. Verifikasi ulang menjelang submit karena itu bukan langkah berlebihan, melainkan bagian wajib dari persiapan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah jurnal Sinta 1 kesehatan pasti terindeks Scopus?

Tidak. SINTA dan Scopus adalah dua sistem yang terpisah. Beberapa jurnal kesehatan SINTA 1 memang terindeks Scopus, tetapi ada juga yang berperingkat SINTA 1 tanpa indeksasi Scopus. Peringkat SINTA ditentukan melalui penilaian akreditasi ARJUNA, sedangkan Scopus adalah basis data internasional yang dikelola Elsevier dengan kriteria sendiri.

Berapa lama proses publikasi di jurnal Sinta 1 kesehatan?

Realistisnya 6–14 bulan dari submit sampai artikel benar-benar terbit. Rentang ini lebar karena sangat bergantung pada kecepatan reviewer dan berapa putaran revisi yang dibutuhkan. Jika ada pihak yang menjanjikan terbit di jurnal SINTA 1 dalam hitungan minggu, itu tanda bahaya yang serius.

Apakah mahasiswa S1 atau S2 boleh submit ke jurnal Sinta 1?

Boleh, tidak ada larangan berdasarkan jenjang pendidikan. Namun perlu jujur soal peluang: jurnal peringkat 1 menerapkan standar metodologi yang setara dengan riset dosen dan peneliti, sehingga tingkat penerimaannya rendah. Skripsi atau tesis yang belum dikembangkan lebih lanjut umumnya belum memenuhi standar tersebut.

Apakah wajib melampirkan ethical clearance?

Wajib untuk penelitian yang melibatkan subjek manusia, hewan coba, spesimen biologis, atau data rekam medis. Untuk studi yang murni menganalisis data sekunder agregat yang sudah dipublikasikan, sebagian jurnal membebaskan syarat ini — tetapi tetap perlu dinyatakan secara eksplisit di bagian metode.

Bagaimana cara memastikan sebuah jurnal masih berperingkat Sinta 1?

Buka profil jurnal di sinta.kemdiktisaintek.go.id, lalu perhatikan dua hal sekaligus: penanda peringkat di bagian Current Acreditation, dan label akreditasi pada artikel terbitan terbaru. Bila profilnya tertulis Sinta 1 tetapi artikel terbaru berlabel Accred: Unknown, status terbitan berjalan patut dipertanyakan.

Apakah naskah harus berbahasa Inggris?

Sebagian besar jurnal kesehatan SINTA 1 hanya menerima naskah berbahasa Inggris. Cek laman Author Guidelines masing-masing jurnal sebelum menyiapkan naskah, karena menerjemahkan naskah yang sudah jadi jauh lebih melelahkan daripada menulisnya dalam bahasa Inggris sejak awal.

Apa perbedaan Sinta 1 dan Sinta 2 untuk kebutuhan kenaikan jabatan fungsional?

Keduanya sama-sama jurnal nasional terakreditasi dan diakui dalam penilaian angka kredit, namun bobot yang diberikan berbeda dan ketentuannya mengikuti pedoman yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi serta aturan jabatan fungsional terbaru. Sebaiknya konfirmasi ke bagian kepegawaian kampus, karena ketentuan ini kerap direvisi.

Kalau ditolak di jurnal Sinta 1, apakah bisa langsung submit ke jurnal lain?

Bisa, dan memang itu langkah yang wajar. Yang penting pastikan naskah sudah benar-benar ditarik dari jurnal pertama sebelum dikirim ke jurnal berikutnya — pengiriman ganda (simultaneous submission) adalah pelanggaran etika publikasi yang bisa berakibat blacklist. Manfaatkan komentar reviewer dari penolakan pertama untuk memperbaiki naskah.

Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.

You might also like