Pendidikan matematika punya ekosistem jurnal nasional yang matang. Hampir setiap program studi mengelola jurnalnya sendiri, dan sebagian sudah menembus peringkat atas. Akibatnya standar di peringkat kedua ikut naik, dan naskah deskriptif tanpa pijakan teoretis semakin sulit lolos.
Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 menambah satu lapis perubahan lagi, yaitu rentang nilai dan jumlah peringkat. Artikel ini menjelaskan implikasinya, tema yang sedang dicari editor, serta standar metodologi yang diharapkan dari naskah pendidikan matematika.
Semua angka dalam artikel ini memakai aturan yang berlaku sejak Juli 2026. Panduan lama yang menyebut rentang 70 sampai 85 sudah tidak dipakai untuk penilaian baru.
Ringkasan Cepat
Table of Contents
ToggleJurnal Sinta 2 Pendidikan Matematika adalah jurnal ilmiah bidang pendidikan matematika yang memperoleh peringkat kedua dalam sistem akreditasi jurnal nasional dan terindeks di portal SINTA. Sejak Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 ditetapkan pada 29 Juni 2026 dan diundangkan pada 7 Juli 2026, sistem peringkat disederhanakan dari enam menjadi empat tingkat, dan rentang nilai tiap peringkat digeser ke atas.
| Peringkat | Rentang Lama (Permen 9/2018) | Rentang Baru (Permen 9/2026) |
|---|---|---|
| SINTA 1 | 85–100 | 90–100 |
| SINTA 2 | 70 – di bawah 85 | 80–89 |
| SINTA 3 | 60 – di bawah 70 | 70–79 |
| SINTA 4 | 50 – di bawah 60 | 60–69 |
| SINTA 5 & 6 | 30 – di bawah 50 | Dihapus, berstatus tidak terakreditasi |
Catatan Transisi yang Perlu Anda Sadari
Jurnal pendidikan matematika yang hari ini berlabel SINTA 2 memperoleh peringkat itu dari penilaian di bawah aturan lama, dengan rentang 70 sampai di bawah 85, sementara penilaian baru memakai rentang 80–89. Artinya label yang sama bisa mewakili skor yang berbeda, tergantung kapan jurnal itu dinilai. Nomor SK di profil SINTA adalah satu-satunya cara memastikannya.
Cakupan pendidikan matematika sangat luas dan tiap jurnal membatasi fokusnya secara spesifik. Mengirim naskah ke jurnal yang salah cakupan adalah penyebab penolakan paling sering, dan itu sepenuhnya dapat dihindari.
| Sub-Bidang | Fokus Naskah yang Umum Diterima |
|---|---|
| Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi | Penalaran matematis, berpikir kritis, pemecahan masalah non-rutin |
| Etnomatematika | Integrasi budaya lokal ke dalam bahan ajar dan konteks soal |
| Realistic Mathematics Education | Desain lintasan belajar berbasis konteks nyata |
| Teknologi Pembelajaran | GeoGebra, media interaktif, pemanfaatan AI dalam latihan soal |
| Asesmen | Pengembangan instrumen, analisis Rasch, diagnosis miskonsepsi |
| Literasi Numerasi | Kesiapan siswa menghadapi asesmen berbasis numerasi |
Daftar berikut disusun dengan membuka profil tiap jurnal di portal SINTA satu per satu. Kolom bukti peringkat sengaja ditampilkan supaya Anda tahu sejauh mana status itu masih segar.
| No | Nama Jurnal | Penerbit | Fokus | Bukti Peringkat | Profil |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika | Institut Pendidikan Indonesia Garut | Pendidikan matematika | Sinta 2 — Vol. 15 No. 1 (2026) | Lihat profil |
| 2 | Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika | Universitas Jambi | Pendidikan matematika | Sinta 2 — Vol. 16 No. 1 (2026) | Lihat profil |
| 3 | AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika | Universitas Muhammadiyah Metro | Pendidikan matematika | Sinta 2 — Vol. 15 No. 2 (2026) | Lihat profil |
| 4 | Jurnal Riset Pendidikan Matematika | FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta | Pendidikan matematika | Sinta 2 — Vol. 12 No. 1 (2025) | Lihat profil |
| 5 | Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika | Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | Pendidikan matematika | Sinta 2 — menurut keterangan pengelola, tanggal SK belum tercantum | Lihat profil |
Data diverifikasi satu per satu melalui halaman profil portal SINTA dan pengumuman resmi pengelola jurnal pada Agustus 2026. Kolom bukti peringkat mencantumkan terbitan terakhir yang tercatat Sinta 2 atau nomor SK akreditasinya, sehingga Anda dapat menilai sendiri seberapa mutakhir statusnya. Peringkat dapat berubah pada tiap periode penilaian, jadi buka kembali tautan profilnya sebelum submit.
Mengapa Anda Tetap Perlu Menyaring Sendiri
Menyalin daftar jurnal ke dalam artikel membuatnya membeku di satu titik waktu. Padahal peringkat bisa naik, turun, atau kedaluwarsa kapan saja, apalagi setelah aturan 2026 memangkas jumlah peringkat. Lima langkah di bawah menghasilkan daftar yang selalu mutakhir dan bisa Anda pertanggungjawabkan saat ditanya pembimbing, asesor, atau tim penilai angka kredit. Alur penyiapan naskahnya sendiri kami bahas terpisah dalam cara publikasi jurnal Sinta 2.
1Mulai dari Portal Resmi, Bukan Salinan
Mulai dari halaman Journals di portal SINTA. Hindari daftar yang beredar di blog atau grup pesan, karena hampir semuanya salinan periode lama.
2Saring Berdasarkan Peringkat S2
Centang filter S2 pada panel peringkat. Perlu diingat, filter ini menampilkan status terkini, bukan skor mentah hasil penilaian.
3Persempit dengan Kata Kunci Bidang
Masukkan kata kunci seperti pendidikan matematika, mathematics education, atau pembelajaran matematika. Coba padanan bahasa Inggrisnya juga, karena sebagian jurnal pendidikan matematika memakai nama berbahasa Inggris meski diterbitkan di Indonesia.
4Buka Profil dan Periksa Masa Berlaku
Buka halaman profil tiap kandidat. Yang perlu Anda salin adalah nomor SK dan tanggal awal serta akhir akreditasinya, bukan sekadar labelnya.
5Verifikasi Silang ke Situs Jurnal
Buka situs jurnalnya sendiri. Periksa keteraturan terbit, keberadaan DOI, dan apakah dewan editornya berasal dari lebih dari satu institusi.
Penelitian tindakan kelas masih diterima, tetapi tidak dalam bentuk laporan dua siklus yang berakhir dengan pernyataan bahwa hasil belajar meningkat. Yang dicari editor adalah penjelasan mengapa intervensi bekerja: bagian mana dari desain pembelajaran yang menyebabkan perubahan, dan bukti apa yang mendukungnya. Untuk eksperimen semu, cantumkan cara pembentukan kelompok dan hasil uji prasyarat analisis.
Sebutkan jumlah butir, indikator yang diukur, prosedur telaah ahli, hasil uji coba, serta indeks validitas dan reliabilitasnya pada sampel Anda sendiri. Jika mengadaptasi instrumen dari penelitian lain, jelaskan penyesuaian yang dilakukan dan alasannya. Bagian ini sering menjadi titik lemah naskah pendidikan matematika.
Nilai signifikansi saja tidak lagi memadai. Laporkan besarnya efek melalui Cohen’s d, eta squared, atau gain ternormalisasi, sehingga pembaca bisa menilai apakah perbedaan yang Anda temukan bermakna secara praktis, bukan sekadar signifikan secara statistik.
Yang Wajib Tercantum di Bagian Metode
| Desain Penelitian | Yang Diharapkan Reviewer | Yang Sering Terlewat |
|---|---|---|
| Eksperimen semu | Uji prasyarat, kesetaraan awal kelompok, ukuran efek | Bukti bahwa kedua kelas setara sebelum perlakuan |
| Penelitian tindakan kelas | Analisis kualitas proses tiap siklus | Refleksi yang menjelaskan alasan perubahan tindakan |
| Penelitian pengembangan | Uji coba terbatas dan bukti keefektifan | Data respons pengguna di luar validator ahli |
| Design research | Dugaan lintasan belajar dan revisinya | Perbandingan lintasan yang diduga dengan yang teramati |
| Kualitatif | Pengodean transparan dan triangulasi | Potongan data asli sebagai bukti pendukung tema |
Perbedaan antara peringkat kedua dan ketiga di bidang pendidikan matematika terletak pada kedalaman kerangka teori, bukan pada topik. Naskah dengan tema yang sama bisa berakhir di peringkat berbeda hanya karena cara penulis membangun argumennya.
| Aspek | SINTA 2 | SINTA 3 |
|---|---|---|
| Rentang nilai akreditasi | 80–89 | 70–79 |
| Kerangka teori | Diuji atau dikembangkan, bukan sekadar dikutip | Dipakai sebagai landasan penjelas |
| Desain penelitian | Design research, eksperimen dengan ukuran efek, pengembangan yang teruji | Eksperimen semu dan PTK yang dikerjakan rapi |
| Cakupan subjek | Sering lebih dari satu kelas atau sekolah | Satu kelas masih diterima |
| Pembahasan | Menghubungkan temuan dengan perdebatan di literatur | Membandingkan dengan beberapa penelitian terdahulu |
Gunakan tabel ini sebagai alat diagnosis, bukan vonis. Naskah yang kini berada di kolom kanan sering hanya perlu satu penguatan besar untuk bergeser ke kolom kiri.
Menaikkan peluang diterima sering kali bukan soal memperbaiki naskah, melainkan soal memilih jurnal yang tepat sejak awal. Tabel berikut membantu memetakan kondisi naskah ke peringkat yang realistis.
| Kondisi Naskah | Arahkan ke Jurnal | Alasan |
|---|---|---|
| Design research dengan lintasan belajar yang diuji dua siklus | SINTA 2 pendidikan matematika | Kontribusi teoretisnya jelas dan dapat dilanjutkan peneliti lain |
| Pengembangan instrumen dengan analisis Rasch | SINTA 2 asesmen atau evaluasi pendidikan | Bukti psikometrik menjadi nilai tambah yang kuat |
| Eksperimen semu satu sekolah tanpa ukuran efek | SINTA 3 atau 4 | Cakupan dan kedalaman analisis masih terbatas |
| PTK dua siklus tanpa analisis proses | SINTA 4 | Kebaruan sulit dipertahankan di peringkat kedua |
| Etnomatematika dengan dokumentasi budaya yang kuat | SINTA 2 yang membuka kajian kontekstual | Kekhasan konteks lokal menjadi daya tarik tersendiri |
Uji Kecocokan dalam Sepuluh Menit
Urutan di bawah disusun agar setiap langkah menyiapkan bahan untuk langkah berikutnya. Mengerjakannya terbalik hampir selalu berujung pada pekerjaan ulang.
1Pindahkan Naskah ke Template Sejak Awal
Unduh template jurnal dan susun naskah langsung di dalamnya. Perhatikan format penomoran persamaan, penulisan simbol matematis, serta ketentuan penyajian gambar lembar kerja siswa.
2Siapkan Bukti Instrumen dan Perizinan
Kumpulkan lembar validasi ahli, hasil uji coba instrumen, dan surat izin penelitian dari sekolah. Beberapa jurnal meminta instrumen lengkap dilampirkan sebagai berkas tambahan.
3Rapikan Penyajian Data
Pastikan tabel bisa dibaca tanpa membaca narasi, dan gambar hasil pekerjaan siswa cukup jelas saat dicetak. Sertakan terjemahan bila naskah berbahasa Inggris namun datanya berbahasa Indonesia.
4Periksa Tingkat Kemiripan
Naskah yang berasal dari skripsi atau tesis biasanya memiliki kemiripan tinggi dengan repositori kampus. Tulis ulang bagian teori dan pembahasan hingga angkanya masuk batas yang ditetapkan jurnal.
5Susun Cover Letter yang Menjelaskan Kebaruan
Nyatakan celah penelitian yang Anda isi dalam satu atau dua kalimat, dan kaitkan dengan artikel yang pernah terbit di jurnal tersebut agar editor melihat kesesuaiannya.
6Tanggapi Reviewer dengan Bukti
Jawab tiap komentar dalam tabel terpisah. Bila reviewer meragukan validitas instrumen, sertakan data uji coba, bukan sekadar pernyataan bahwa instrumen sudah divalidasi.
7Periksa Proof Terutama pada Notasi
Simbol matematis paling rawan berubah saat penataan letak. Periksa persamaan, indeks, dan tanda operasi satu per satu sebelum menyetujui versi akhir.
Sebagian besar jurnal pendidikan matematika yang dikelola program studi tidak memungut biaya, sementara jurnal yang dikelola asosiasi profesi atau penerbit kampus kadang menerapkan biaya pemrosesan. Periksa halaman author fees sebelum submit, karena informasi ini jarang muncul di halaman depan.
Perkiraan waktu berikut bersifat indikatif. Dua jurnal dengan peringkat sama bisa memiliki kecepatan yang sangat berbeda tergantung jumlah naskah yang mereka tangani.
| Tahap | Perkiraan Durasi | Yang Paling Menentukan |
|---|---|---|
| Pemeriksaan awal oleh editor | Beberapa hari sampai beberapa minggu | Kesesuaian tema dan kepatuhan template |
| Penugasan reviewer | Beberapa minggu | Ketersediaan reviewer di sub-bidang yang Anda tulis |
| Telaah sejawat putaran pertama | Beberapa minggu sampai beberapa bulan | Kompleksitas desain dan kelengkapan instrumen |
| Revisi oleh penulis | Bergantung tenggat jurnal | Apakah reviewer meminta analisis atau data tambahan |
| Penyuntingan dan penerbitan | Beberapa minggu | Antrean nomor terbit dan jadwal jurnal |
| Kesalahan | Dampak | Perbaikan |
|---|---|---|
| Judul hanya menyebut model pembelajaran | Kebaruan tidak terbaca | Tambahkan kemampuan yang diukur dan konteks subjeknya |
| Kajian teori menumpuk definisi | Celah penelitian tidak terbentuk | Susun teori sebagai argumen menuju rumusan masalah |
| Validitas instrumen tidak dilaporkan | Hasil dianggap tidak dapat dipercaya | Cantumkan indeks validitas dan reliabilitas pada sampel sendiri |
| Pembahasan tanpa rujukan pembanding | Naskah terbaca seperti laporan kegiatan | Bandingkan temuan dengan minimal tiga penelitian terdahulu |
| Naskah disalin utuh dari tesis | Tingkat kemiripan melonjak | Tulis ulang dengan fokus pada satu temuan utama |
Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi
Butuh Pendampingan Publikasi di Jurnal SINTA 2 Pendidikan Matematika?
Tim Pusat Publikasi membantu penyelarasan naskah dengan gaya selingkung jurnal, pengecekan kesesuaian scope, sampai pendampingan menjawab komentar reviewer.
Naskah pendidikan matematika yang lolos ke peringkat kedua umumnya punya dua hal: pijakan teoretis yang terlihat sejak pendahuluan dan pelaporan metode yang cukup rinci untuk diulang orang lain. Bila naskah Anda berasal dari tugas akhir, perlakukan konversinya sebagai penulisan ulang.
Yang membedakan naskah yang bertahan lama bukan tema yang sedang tren, melainkan kejelasan argumen. Penelitian dengan desain sederhana namun dilaporkan transparan sering lebih banyak disitasi daripada naskah bertema populer yang metodenya kabur.
Berapa rentang nilai jurnal SINTA 2 sekarang?
Menurut Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026, SINTA 2 berada pada rentang 80–89, sementara aturan lama menempatkannya pada 70 sampai di bawah 85.
Apakah PTK masih bisa terbit di SINTA 2?
Masih bisa, tetapi harus diperkuat dengan analisis kualitas proses, instrumen yang tervalidasi, dan pembahasan yang menjelaskan mekanisme perubahan, bukan sekadar kenaikan nilai.
Berapa panjang artikel yang ideal?
Sebagian besar jurnal pendidikan matematika meminta sekitar 4.000 sampai 8.000 kata, tetapi angka pastinya selalu tercantum di author guidelines masing-masing jurnal.
Apakah artikel dari skripsi bisa dipublikasikan?
Bisa, dengan syarat ditulis ulang menjadi format artikel dan difokuskan pada satu temuan utama, bukan diringkas dari seluruh bab.
Apakah semua jurnal SINTA 2 berbahasa Inggris?
Tidak. Ada yang menerima bahasa Indonesia, ada yang khusus bahasa Inggris, dan ada yang menerima keduanya. Yang hampir selalu diwajibkan adalah abstrak berbahasa Inggris.
Bolehkah satu tesis dipecah menjadi beberapa artikel?
Boleh selama tiap artikel berdiri sendiri dengan rumusan masalah dan temuan berbeda. Memecah satu temuan tunggal menjadi beberapa naskah termasuk praktik yang tidak etis.
Apakah perlu mencantumkan ukuran efek?
Sangat dianjurkan. Ukuran efek menunjukkan seberapa besar perbedaan yang Anda temukan, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan oleh nilai signifikansi saja.
Bagaimana memastikan jurnal masih terakreditasi?
Buka profil jurnal di portal SINTA, periksa nomor SK dan periode akreditasinya, lalu pastikan volume tempat artikel Anda terbit masih tercakup di dalamnya.
Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.
Nomor WhatsApp resmi Pusat Publikasi hanya satu: +62 813-1022-184.
Jangan mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan Pusat Publikasi.