Tempat Publikasi Jurnal SINTA 1-6 Lengkap

Mencari tempat publikasi jurnal SINTA yang tepat adalah tantangan yang dihadapi hampir semua mahasiswa pascasarjana, dosen, dan peneliti di Indonesia. Salah pilih level, naskah Anda bisa tertahan berbulan-bulan di antrean jurnal yang terlalu kompetitif; salah pilih jurnal, publikasi Anda bisa tidak diakui karena akreditasinya ternyata sudah kedaluwarsa — atau lebih buruk lagi, terbit di jurnal yang mengaku-ngaku terindeks SINTA.

Artikel ini membahas tuntas semua yang perlu Anda ketahui: perbedaan SINTA 1 sampai 6 beserta nilai angka kreditnya (KUM), cara mencari jurnal SINTA sesuai bidang ilmu langsung dari laman resminya, tabel perbandingan biaya dan waktu terbit tiap level, strategi memilih level yang sesuai kebutuhan (skripsi, tesis, disertasi, hingga jabatan fungsional), cara memverifikasi akreditasi jurnal, sampai langkah-langkah submit hingga terbit.

✅ Ringkasan cepat: Mahasiswa S1 umumnya cukup SINTA 5–6, tesis S2 biasanya mensyaratkan SINTA 3–4 (cek pedoman kampus), disertasi S3 dan kenaikan jabatan fungsional dosen menuntut SINTA 1–2 atau jurnal internasional bereputasi. Semakin tinggi levelnya, semakin ketat review dan semakin panjang antreannya — rencanakan submit minimal 4–6 bulan sebelum tenggat Anda.

Apa Itu SINTA dan Mengapa Menjadi Standar Publikasi Nasional?

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal pengindeks publikasi ilmiah nasional yang dikelola Kemdiktisaintek melalui laman resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id. SINTA memuat daftar jurnal nasional yang telah lolos akreditasi ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) dan mengklasifikasikannya ke dalam enam peringkat berdasarkan skor penilaian: SINTA 1 (tertinggi, skor akreditasi 85–100) hingga SINTA 6 (skor 30–40).

Penting dipahami sejak awal: SINTA bukan penerbit dan bukan tempat submit naskah. Anda tidak mengirim artikel “ke SINTA”, melainkan ke jurnal yang terindeks SINTA — masing-masing jurnal dikelola oleh universitas, asosiasi profesi, atau lembaga penelitian dengan sistem OJS-nya sendiri. SINTA berfungsi sebagai tolok ukur kualitas: publikasi di jurnal terindeks SINTA diakui untuk syarat kelulusan, BKD (Beban Kerja Dosen), dan penilaian angka kredit jabatan fungsional.

Perbedaan SINTA 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 (Lengkap dengan Nilai KUM)

Peringkat SINTA ditentukan oleh skor akreditasi ARJUNA yang menilai manajemen jurnal, kualitas substansi artikel, gaya penulisan, keterlibatan reviewer, hingga penyebarluasan. Berikut perbandingan lengkapnya:

Peringkat Skor Akreditasi Karakteristik Nilai KUM (maks)* Cocok Untuk
SINTA 1 85 ≤ n ≤ 100 Jurnal nasional bereputasi tertinggi; sebagian juga terindeks Scopus/WoS; review sangat ketat 25 Dosen senior, S3, guru besar
SINTA 2 70 ≤ n < 85 Jurnal nasional terakreditasi peringkat tinggi; kompetisi ketat, antrean panjang 25 Dosen (lektor ke atas), S3
SINTA 3 60 ≤ n < 70 Jurnal nasional terakreditasi menengah-atas; keseimbangan kualitas & aksesibilitas 20 Mahasiswa S2, dosen muda
SINTA 4 50 ≤ n < 60 Jurnal nasional terakreditasi menengah; slot lebih terbuka 20 Mahasiswa S2, asisten ahli
SINTA 5 40 ≤ n < 50 Jurnal terakreditasi pemula; proses lebih cepat 15 Mahasiswa S1–S2
SINTA 6 30 ≤ n < 40 Jurnal terakreditasi level awal; paling mudah ditembus 15 Mahasiswa S1, publikasi perdana
⚠️ *Catatan nilai KUM: Angka di atas adalah patokan umum yang selama ini berlaku untuk jurnal nasional terakreditasi. Ketentuan angka kredit dapat berubah mengikuti peraturan terbaru (PO PAK/kebijakan Kemdiktisaintek) — selalu rujuk pedoman resmi terkini dan ketentuan institusi Anda sebelum menyusun rencana publikasi.
Piramida Peringkat Jurnal SINTASINTA 1Skor 85-100 | Elite, sebagian terindeks ScopusSINTA 2Skor 70-85 | Bereputasi tinggi, antrean panjangSINTA 3Skor 60-70 | Menengah-atas, favorit S2SINTA 4Skor 50-60 | Menengah, slot lebih terbukaSINTA 5Skor 40-50 | Pemula, proses cepatSINTA 6Skor 30-40 | Level awal, paling mudahSemakin ke atas: review makin ketat, KUM makin besar, antrean makin panjang • blog.pusatpublikasi.id/

Cara Mencari Tempat Publikasi Jurnal SINTA Sesuai Bidang Ilmu

Banyak artikel di luar sana hanya menyuruh Anda “cari di SINTA” tanpa menjelaskan caranya. Berikut tutorial langkah demi langkah yang bisa langsung Anda praktikkan:

  1. Buka laman resmi SINTA di sinta.kemdiktisaintek.go.id, lalu masuk ke menu Sources → Journals.
  2. Filter berdasarkan peringkat — pilih level SINTA yang Anda targetkan (misalnya S3 untuk SINTA 3) agar hasil pencarian fokus.
  3. Cari dengan kata kunci bidang — ketik bidang ilmu Anda (misalnya “manajemen”, “pendidikan”, “hukum”, “informatika”) di kolom pencarian.
  4. Buka profil jurnal — periksa skor, peringkat, dan tautan ke situs OJS jurnal tersebut.
  5. Kunjungi situs jurnalnya — baca aims & scope, lihat arsip edisi terbaru (apakah konsisten terbit?), frekuensi terbit per tahun, dan jumlah artikel per edisi untuk memperkirakan antrean.
  6. Cek ketentuan biaya (APC) — jurnal kredibel mencantumkan biaya secara transparan di menu Author Fees atau Publication Ethics.
  7. Unduh template dan author guidelines — jika scope cocok dan jadwal masuk akal, sesuaikan naskah Anda dengan gaya selingkung jurnal sebelum submit.
💡 Tips antrean: Jurnal yang terbit hanya 2 kali setahun dengan 10–15 artikel per edisi berarti daya tampung maksimal ~30 artikel per tahun. Jika Anda submit menjelang edisi penuh, naskah bisa menunggu edisi berikutnya meski sudah diterima. Selalu tanyakan estimasi jadwal terbit kepada editor sebelum atau saat submit.

Contoh Jurnal Terindeks SINTA per Bidang Ilmu

Sebagai titik awal pencarian, berikut contoh jurnal nasional mapan yang dikelola institusi bereputasi di berbagai bidang. Peringkat SINTA dapat berubah setiap periode reakreditasi, jadi selalu verifikasi peringkat terkini langsung di laman SINTA sebelum memutuskan submit:

Bidang Ilmu Contoh Jurnal Pengelola
Pendidikan Cakrawala Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
Ekonomi & Pembangunan Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Universitas Indonesia
Manajemen & Bisnis Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Universitas Kristen Petra
Kesehatan Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Universitas Indonesia
Hukum Jurnal Hukum Ius Quia Iustum Universitas Islam Indonesia
Teknik & Informatika Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Asosiasi IAII
Studi Islam Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies UIN Sunan Kalijaga
Psikologi Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada
Pertanian Jurnal Agronomi Indonesia IPB University
🎯 Ingin daftar jurnal yang sedang membuka slot di bidang Anda? Tim Pusat Publikasi bermitra dengan berbagai pengelola jurnal terakreditasi SINTA dan memantau jadwal terbit terdekatnya. Tanyakan ketersediaan slot via WhatsApp.

Strategi Memilih Level SINTA Sesuai Kebutuhan Anda

Untuk Mahasiswa S1 (Syarat Yudisium/Tugas Akhir)

Sebagian besar kampus hanya mensyaratkan publikasi di jurnal nasional — SINTA 5–6 sudah lebih dari cukup, bahkan sebagian kampus menerima jurnal terindeks Garuda tanpa akreditasi. Fokus pada kecepatan terbit: pilih jurnal dengan frekuensi terbit tinggi dan antrean pendek agar tidak menunda yudisium.

Untuk Mahasiswa S2 (Syarat Kelulusan Tesis)

Standar umum kampus di Indonesia berada di SINTA 3–4, meski sebagian program studi menerima SINTA 5–6 dan sebagian lain menuntut minimal SINTA 2. Periksa pedoman akademik program studi Anda sebelum memilih, lalu rencanakan submit minimal satu semester sebelum target sidang karena proses review level ini umumnya 2–4 bulan.

Untuk Mahasiswa S3 (Syarat Disertasi)

Umumnya disyaratkan publikasi di jurnal internasional bereputasi atau jurnal nasional terakreditasi SINTA 1–2. Karena antrean SINTA 1–2 bisa 6–12 bulan, banyak mahasiswa S3 menjalankan strategi paralel: satu naskah ke SINTA 2, satu naskah lain ke jurnal internasional.

Untuk Dosen (BKD dan Jabatan Fungsional)

  • Asisten Ahli → Lektor: publikasi di jurnal nasional terakreditasi (minimal SINTA 6, lebih aman SINTA 3–4) sebagai penulis pertama.
  • Lektor → Lektor Kepala: umumnya membutuhkan jurnal nasional terakreditasi peringkat tinggi (SINTA 1–2) atau jurnal internasional.
  • Lektor Kepala → Guru Besar: wajib jurnal internasional bereputasi (Scopus/WoS) sebagai penulis pertama; SINTA 1–2 menjadi pelengkap portofolio.
  • Pemenuhan BKD tahunan: sesuaikan level dengan sisa waktu pelaporan — jangan menargetkan SINTA 2 jika tenggat BKD tinggal dua bulan.

Biaya dan Estimasi Waktu Terbit Jurnal SINTA

Biaya publikasi (APC) jurnal SINTA sangat bervariasi — banyak jurnal kampus tidak memungut biaya sama sekali, sementara jurnal dengan pengelolaan profesional menetapkan APC resmi yang tercantum transparan di situsnya:

Level Kisaran APC Resmi Estimasi Review Estimasi Total Hingga Terbit
SINTA 5–6 Gratis – Rp1 juta 2–8 minggu 1–4 bulan
SINTA 3–4 Rp500 ribu – Rp3 juta 1–3 bulan 2–6 bulan
SINTA 2 Rp1 juta – Rp5 juta 2–5 bulan 4–12 bulan
SINTA 1 Rp1 juta – Rp5 juta+ 3–6 bulan 6–12 bulan+

Rincian komponen biaya yang lebih lengkap — termasuk apa saja yang wajar dibayar dan apa yang patut dicurigai — kami bahas terpisah di artikel biaya publikasi jurnal SINTA.

Jalur Mandiri vs Jalur Pendampingan: Mana yang Sesuai?

Jalur mandiri (gratis/APC langsung ke jurnal) cocok jika waktu Anda longgar dan Anda sudah terbiasa dengan proses OJS, template, dan revisi reviewer. Konsekuensinya: seleksi murni tanpa pendampingan, penolakan harus Anda kelola sendiri, dan total waktu bisa molor jika naskah bolak-balik revisi besar.

Jalur pendampingan profesional membantu di sisi teknis: pemetaan jurnal yang scope-nya paling sesuai naskah, penyesuaian template, proofreading, cek plagiarisme, hingga pendampingan komunikasi dengan pengelola jurnal — sehingga peluang diterima lebih tinggi dan jadwal lebih terukur. Jika ini yang Anda butuhkan, pelajari cara kerja jasa publikasi jurnal SINTA dari tim kami.

Waspada Jurnal “Mengaku” SINTA: Cara Verifikasi Akreditasi

Modus yang makin sering terjadi: jurnal atau oknum layanan mengklaim “terindeks SINTA” padahal akreditasinya sudah dicabut, kedaluwarsa, atau bahkan tidak pernah ada. Lindungi diri Anda dengan verifikasi berikut:

  • Cek langsung di laman SINTA — cari nama jurnal di menu Sources → Journals; jika tidak muncul, klaimnya patut dipertanyakan.
  • Periksa masa berlaku akreditasi — akreditasi ARJUNA berlaku 5 tahun; jurnal wajib reakreditasi. Periksa nomor dan tahun SK akreditasi di situs jurnal.
  • Waspadai janji “pasti terbit” — tidak ada pihak yang bisa menjamin naskah diterima; keputusan selalu di tangan editor dan reviewer jurnal.
  • Curigai harga tidak wajar — APC yang jauh di atas kisaran wajar tanpa rincian jelas, atau biaya yang baru disebutkan setelah naskah “diterima”, adalah tanda bahaya.
  • Periksa konsistensi arsip — jurnal sehat terbit konsisten sesuai jadwal; edisi yang bolong-bolong menandakan pengelolaan bermasalah dan berisiko turun peringkat saat reakreditasi.

Langkah-Langkah Publikasi di Jurnal SINTA (Submit Hingga Terbit)

  1. Siapkan naskah final — struktur IMRaD lengkap, similarity di bawah ambang jurnal (umumnya 20–25%), dan bahasa yang rapi.
  2. Tentukan level target — gunakan panduan strategi di atas sesuai kebutuhan dan tenggat Anda.
  3. Susun daftar 3–5 jurnal kandidat — dari hasil pencarian di laman SINTA, urutkan berdasarkan kecocokan scope dan jadwal terbit.
  4. Sesuaikan naskah dengan template — format sitasi, struktur bab, jumlah kata, dan gaya selingkung jurnal target.
  5. Registrasi akun OJS dan submit — unggah naskah, lengkapi metadata seluruh penulis dan afiliasi dengan benar (kesalahan metadata menghambat pengindeksan).
  6. Pantau proses review — desk evaluation (1–4 minggu) lalu peer review; siapkan mental untuk revisi.
  7. Kerjakan revisi sistematis — jawab semua komentar reviewer dalam tabel tanggapan; revisi tepat waktu mempercepat keputusan akhir.
  8. Terima LOA, selesaikan administrasi, dan terbit — setelah accepted, Anda menerima Letter of Acceptance, membayar APC resmi (jika ada), memeriksa galley proof, lalu artikel terbit dengan DOI.
⚖️ Komitmen Etika Publikasi: Layanan pendampingan publikasi yang sah hanya membantu aspek teknis dan administratif — pemilihan jurnal sesuai scope, penyesuaian template, proofreading, cek plagiarisme, pendampingan submit dan revisi, serta komunikasi dengan pengelola jurnal. Layanan yang kredibel tidak menulis naskah untuk Anda (ghostwriting), tidak memanipulasi data, dan tidak menjamin naskah pasti diterima — karena keputusan akhir selalu berada di tangan editor dan reviewer jurnal.

Butuh Tempat Publikasi Jurnal SINTA yang Sesuai Naskah Anda?

Tim Pusat Publikasi bermitra dengan berbagai pengelola jurnal nasional terakreditasi SINTA di beragam bidang ilmu. Kami membantu memetakan jurnal dengan scope paling sesuai, level yang realistis dengan tenggat Anda, dan estimasi jadwal terbit terdekat — secara transparan dan beretika.

Konsultasi GRATIS Publikasi Jurnal SINTA

Ceritakan bidang naskah, level SINTA target, dan tenggat Anda. Tim kami akan merekomendasikan jurnal yang paling sesuai beserta estimasi biaya dan jadwal terbitnya.

📱 Konsultasi via WhatsApp Sekarang

Kesimpulan

Tempat publikasi jurnal SINTA terbaik bukan yang levelnya paling tinggi, melainkan yang sesuai dengan kebutuhan formal, bidang ilmu, anggaran, dan tenggat Anda. Pahami perbedaan SINTA 1–6 dan nilai KUM-nya, cari jurnal langsung dari laman resmi SINTA, verifikasi akreditasi sebelum submit, dan rencanakan waktu dengan realistis — terutama untuk SINTA 1–2 yang antreannya panjang. Panduan yang lebih luas mencakup jurnal internasional dapat Anda baca di artikel tempat publikasi jurnal.

FAQ

Di mana tempat publikasi jurnal SINTA?
Anda submit langsung ke jurnal yang terindeks SINTA, bukan ke laman SINTA-nya. Cari jurnal sesuai bidang di sinta.kemdiktisaintek.go.id menu Sources > Journals, filter berdasarkan peringkat, lalu submit melalui sistem OJS jurnal yang dipilih.
Apa perbedaan SINTA 1 sampai SINTA 6?
Perbedaannya pada skor akreditasi ARJUNA: SINTA 1 (skor 85-100) adalah peringkat tertinggi dengan review paling ketat, sedangkan SINTA 6 (skor 30-40) adalah level awal yang paling mudah ditembus. Semakin tinggi peringkat, semakin besar nilai angka kredit (KUM) dan semakin panjang proses review serta antreannya.
Berapa biaya publikasi jurnal SINTA?
Bervariasi: banyak jurnal SINTA 5-6 gratis atau di bawah Rp1 juta, SINTA 3-4 berkisar Rp500 ribu hingga Rp3 juta, dan SINTA 1-2 berkisar Rp1 juta hingga Rp5 juta lebih. APC resmi selalu tercantum transparan di situs jurnal; biaya yang tidak jelas adalah tanda bahaya.
Berapa lama proses publikasi jurnal SINTA sampai terbit?
SINTA 5-6 umumnya 1-4 bulan, SINTA 3-4 sekitar 2-6 bulan, dan SINTA 1-2 bisa 4-12 bulan atau lebih tergantung antrean jurnal. Rencanakan submit minimal 4-6 bulan sebelum tenggat kelulusan atau pelaporan BKD Anda.
Apakah di tempat publikasi jurnal SINTA bisa gratis?
Bisa. Banyak jurnal terakreditasi SINTA yang dikelola kampus tidak memungut APC sama sekali, terutama di level SINTA 4-6. Konsekuensinya adalah persaingan slot ketat, proses review tanpa pendampingan, dan waktu tunggu yang lebih panjang.
Jurnal SINTA berapa yang dibutuhkan untuk S2?
Standar umum kampus di Indonesia adalah SINTA 3-4 untuk syarat kelulusan tesis, meski sebagian program studi menerima SINTA 5-6 dan sebagian lain mensyaratkan minimal SINTA 2. Selalu cek pedoman akademik program studi Anda.
Bagaimana cara cek jurnal terindeks SINTA atau tidak?
Cari nama jurnal di laman sinta.kemdiktisaintek.go.id pada menu Sources > Journals. Jika jurnal tidak muncul di sana, klaim indeksasinya patut dipertanyakan. Periksa juga nomor SK akreditasi dan masa berlakunya (akreditasi ARJUNA berlaku 5 tahun) di situs resmi jurnal.
You might also like