Syarat publikasi jurnal SINTA 2 yang terlewat adalah alasan paling umum naskah ditolak di tahap desk review — bukan karena kualitas risetnya kurang, melainkan karena syarat administratif atau etika yang tidak terpenuhi. Berikut rinciannya, sebagai pelengkap panduan utama publikasi jurnal SINTA 2.
Table of Contents
ToggleUji cepat kebaruan (novelty): sebelum submit, coba jawab pertanyaan “So What?” — apa kontribusi spesifik yang belum pernah diungkap peneliti lain? Editor jurnal SINTA 2 tidak mencari laporan yang sekadar mendeskripsikan data, melainkan analisis yang menjawab pertanyaan ini secara eksplisit di bagian pembahasan, bukan hanya disinggung sekilas di bagian kesimpulan.
Jurnal SINTA 2 yang kredibel umumnya mengikuti standar etika dari COPE (Committee on Publication Ethics), mencakup kebijakan plagiarisme, transparansi proses review, dan penanganan dugaan pelanggaran etika. Indikator lain yang menunjukkan pengelolaan jurnal yang sehat: dewan editorial dan reviewer berasal dari berbagai institusi berbeda — bukan hanya dari satu universitas atau lembaga penerbit yang sama.
| Jenis Penulis | Syarat Tambahan yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|
| Dosen | Kesesuaian bidang keilmuan dengan Beban Kerja Dosen (BKD) untuk pengajuan angka kredit |
| Mahasiswa/Kandidat S3 | Syarat kelulusan program studi — cek apakah publikasi wajib accepted atau published |
| Peneliti (hibah) | Kesesuaian dengan output wajib skema hibah, termasuk tenggat pelaporan |
Meski kerangka umum syaratnya sama, penekanan penilaian sedikit berbeda tergantung pendekatan penelitian yang digunakan:
| Aspek Penilaian | Artikel Kuantitatif | Artikel Kualitatif |
|---|---|---|
| Fokus metodologi | Validitas instrumen, uji statistik, ukuran sampel yang memadai | Kedalaman triangulasi data, kredibilitas informan, prosedur analisis tematik |
| Struktur hasil | Tabel/grafik data numerik dengan interpretasi signifikansi | Narasi tematik didukung kutipan data lapangan |
| Risiko penolakan umum | Ukuran sampel terlalu kecil atau uji statistik tidak sesuai desain | Analisis dianggap deskriptif tanpa interpretasi teoretis yang cukup |
Selain naskah utama, jurnal SINTA 2 umumnya meminta dokumen pelengkap berikut saat submission online melalui OJS:
Kesalahan format sitasi adalah alasan teknis paling umum naskah dikembalikan sebelum masuk tahap review. Berikut perbandingan tiga gaya sitasi yang paling sering diminta jurnal SINTA 2:
| Gaya Sitasi | Ciri Utama | Bidang yang Sering Menggunakan |
|---|---|---|
| APA (7th edition) | Sitasi dalam teks (Penulis, Tahun); daftar pustaka alfabetis | Sosial, pendidikan, ekonomi, psikologi |
| IEEE | Sitasi dalam teks berupa angka bernomor [1]; daftar pustaka sesuai urutan kemunculan | Teknik, ilmu komputer, sains terapan |
| Vancouver | Sitasi dalam teks berupa angka superskrip; daftar pustaka sesuai urutan kemunculan | Kedokteran, kesehatan masyarakat |
Selalu cek author guidelines resmi jurnal tujuan — beberapa jurnal memodifikasi gaya standar dengan aturan tambahan.
Gunakan fitur otomatisasi reference manager (Mendeley/Zotero) untuk mengganti gaya sitasi secara instan saat berpindah jurnal tujuan, alih-alih mengedit manual satu per satu — cara manual jauh lebih rentan menyisakan inkonsistensi format.
Selain artikel hasil penelitian original, sebagian jurnal SINTA 2 juga menerima naskah tinjauan literatur sistematis (systematic literature review/SLR). Syaratnya sedikit berbeda dari artikel riset original:
Tidak semua jurnal SINTA 2 menerima SLR — cek dulu di author guidelines apakah jurnal tujuan membuka kategori naskah ini, karena beberapa jurnal secara eksplisit hanya menerima artikel hasil penelitian empiris.
⚠ Perhatian: Jurnal yang mengklaim SINTA 2 namun tidak mensyaratkan similarity check, ethical clearance, atau proses review yang jelas patut dicurigai sebagai jurnal predator atau menyalahgunakan nama SINTA.
Selain kelalaian administratif, ada pola kesalahan substantif yang berulang ditemukan reviewer pada naskah yang ditolak di tahap awal:
Dibanding SINTA 3 ke bawah, jurnal SINTA 2 umumnya menuntut kedalaman kajian teoretis yang lebih kuat, jumlah sitasi acuan primer (jurnal, bukan buku teks) yang lebih tinggi, serta proses double-blind review yang lebih ketat. Detail tahapan dan estimasi biaya secara menyeluruh dibahas di panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2.
Memenuhi syarat publikasi jurnal SINTA 2 memang menuntut usaha ekstra, tapi manfaatnya konkret: menyumbang angka kredit (KUM) untuk kenaikan jabatan fungsional dosen, menjadi syarat kelulusan tesis/disertasi di banyak program S2 dan S3, masuk komponen laporan Beban Kerja Dosen (BKD), dan turut mendukung nilai akreditasi institusi di BAN-PT. Investasi waktu untuk memenuhi tiga lapis syarat ini pada akhirnya jauh lebih efisien dibanding harus mengulang proses submission dari awal akibat naskah ditolak karena kelalaian administratif yang sebenarnya mudah dihindari.
Rujukan resmi: cek status akreditasi jurnal secara langsung di portal SINTA dan ARJUNA. Kerangka akreditasi jurnal ilmiah nasional diatur dalam Permenristekdikti No. 9 Tahun 2018, dengan pembaruan ketentuan kum/angka kredit pada Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026.
Catatan Etika Publikasi
Pendampingan publikasi bersifat teknis dan administratif — membantu penulis memenuhi standar format, sitasi, dan kelengkapan dokumen. Hak kepemilikan intelektual dan tanggung jawab isi naskah sepenuhnya berada pada penulis. Waspadai tawaran jaminan terbit instan atau ghostwriting; praktik semacam ini melanggar etika akademik dan berisiko dicabut dari indeks SINTA.

Undangan terbuka untuk menerbitkan naskah Anda di jurnal nasional terakreditasi SINTA 2–4.
Kami mengundang para akademisi, peneliti, dosen, dan praktisi dari semua rumpun ilmu — termasuk Hukum, Teknik, Ilmu Sosial, Manajemen, Ekonomi, dan Bisnis. Pusat Publikasi mendampingi proses publikasi Anda secara terarah, dari penyiapan naskah hingga terbit di jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan Anda.
✔️ Proses Publikasi Aman & Terarah
✔️ Publikasi Sesuai Target Waktu
Layanan yang Anda dapatkan:
Terbuka untuk semua rumpun ilmu, dengan pilihan jurnal SINTA 2, 3, dan 4 yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Punya naskah yang siap dipublikasikan? Diskusikan dulu dengan tim kami untuk menentukan jurnal dan langkah terbaik — konsultasi awal gratis.
Butuh pendampingan syarat publikasi jurnal SINTA 2?
Konsultasi gratis seputar strategi, kelengkapan dokumen, dan pemilihan jurnal.
Memenuhi syarat substansi, teknis, dan etika sekaligus sejak awal akan memangkas risiko revisi berulang dan penolakan administratif. Untuk konteks biaya dan tahapan lengkap, lihat kembali panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2.
Berapa batas similarity index yang aman untuk jurnal SINTA 2?
Umumnya di bawah 20–25%, namun tiap jurnal bisa menetapkan ambang batas berbeda — cek author guidelines masing-masing.
Apakah ethical clearance selalu wajib?
Wajib untuk riset yang melibatkan subjek manusia, hewan, atau data personal sensitif; untuk riset non-empiris umumnya tidak diminta.
Apa itu CRediT taxonomy?
Kerangka standar untuk mendeskripsikan kontribusi tiap penulis, seperti konseptualisasi, metodologi, analisis data, dan penulisan naskah.
Apakah mahasiswa S3 boleh menjadi penulis pertama di jurnal SINTA 2?
Boleh, selama kontribusinya memang dominan dan sesuai kesepakatan dengan promotor/co-promotor.
Bagaimana jika similarity index sedikit melebihi batas jurnal?
Lakukan parafrasa dan perbaikan sitasi pada bagian yang teridentifikasi, lalu jalankan ulang pengecekan sebelum submission.
Apakah naskah SINTA 2 wajib punya DOI?
Ya, DOI diberikan setelah artikel terbit sebagai identitas unik yang dapat dilacak secara permanen di internet.
Apa itu standar COPE dalam publikasi ilmiah?
COPE (Committee on Publication Ethics) adalah kerangka etika publikasi internasional yang mengatur kebijakan plagiarisme, transparansi review, dan penanganan pelanggaran etika.
Apakah naskah systematic literature review diterima di semua jurnal SINTA 2?
Tidak semua. Sebagian jurnal SINTA 2 hanya menerima artikel hasil penelitian empiris, jadi cek dulu author guidelines sebelum menyiapkan naskah SLR.
Berapa jumlah minimum sumber untuk naskah SLR di jurnal SINTA 2?
Umumnya lebih banyak dibanding artikel riset original, sering di kisaran 30 hingga 50-an sumber primer, tergantung kebijakan tiap jurnal.
Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.
Nomor WhatsApp resmi Pusat Publikasi hanya satu: +62 813-1022-184.
Jangan mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan Pusat Publikasi.