Cara Mencari Template Jurnal SINTA dan Scopus Lengkap

Cara Mencari Template Jurnal adalah langkah yang sering dilewatkan, padahal ini salah satu penyebab paling umum naskah dikembalikan editor sebelum sempat masuk tahap review. Naskah yang tidak mengikuti format baku jurnal tujuan memberi kesan kurang serius, bahkan jika substansi penelitiannya sebenarnya kuat. Artikel ini membahas tuntas cara mencari template jurnal, baik untuk jurnal nasional terakreditasi SINTA maupun jurnal internasional terindeks Scopus, lengkap dengan elemen yang wajib diperhatikan saat menyesuaikan naskah, perbedaan template Word dan LaTeX, hingga cara membaca author guidelines secara efektif.

Ringkasan Cepat

Template adalah format baku yang ditetapkan jurnal, sedangkan gaya selingkung adalah aturan penulisan khas jurnal tersebut (struktur, sitasi, tata letak) — keduanya wajib diikuti. Cara tercepat menemukan template adalah membuka website resmi jurnal tujuan, lalu mencari menu Author Guidelines atau Submission, tempat berkas template (biasanya format Word) biasanya diunggah. Untuk jurnal Scopus, template sering berada di halaman Guide for Authors milik penerbit. Setelah ditemukan, salin naskah Anda ke dalam template dan sesuaikan gaya sitasi, margin, font, serta format tabel/gambar sebelum benar-benar mengirim naskah ke jurnal tujuan.

Apa Beda Template dan Gaya Selingkung dalam Publikasi Ilmiah?

Template vs Gaya Selingkung

Template adalah kerangka dokumen siap pakai (biasanya file Word/LaTeX) yang sudah diatur font, margin, dan tata letaknya. Gaya selingkung adalah aturan penulisan khas jurnal tersebut — struktur bagian, gaya sitasi (APA/IEEE/Vancouver), dan konvensi penulisan lainnya. Keduanya saling melengkapi: template menentukan bentuk, gaya selingkung menentukan aturan isi.

Banyak penulis pemula mengira mengunduh template saja sudah cukup, padahal template hanya mengatur aspek visual dokumen seperti font dan margin. Gaya selingkung justru sering menjadi sumber penolakan yang lebih halus, karena mencakup hal-hal seperti urutan bagian naskah, cara penulisan nama penulis dan afiliasi, format penomoran tabel dan gambar, hingga aturan penulisan angka dan satuan. Memahami kedua aspek ini secara terpisah akan membantu Anda menghindari kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal proses penulisan naskah.

Template Word vs LaTeX: Mana yang Harus Dipilih?

Sebagian besar jurnal rumpun sosial dan humaniora menyediakan template dalam format Word, sementara jurnal rumpun eksakta dan teknik — terutama yang terindeks Scopus — sering hanya menyediakan template LaTeX. Pilihan format ini biasanya sudah ditentukan oleh jurnal, bukan preferensi penulis, sehingga penting memeriksa ketersediaannya sejak awal sebelum mulai menulis.

Aspek Template Word Template LaTeX
Kemudahan penggunaan Lebih mudah bagi pemula, WYSIWYG (What You See Is What You Get) Butuh waktu belajar sintaks, namun hasil lebih presisi
Kontrol format Terbatas, bisa berantakan saat kolaborasi banyak penulis Sangat presisi, konsisten meski dikerjakan bersama
Umum dipakai di bidang Sosial, humaniora, sebagian jurnal nasional Eksakta, teknik, matematika, fisika, jurnal internasional tertentu
Tools pendukung Microsoft Word, Google Docs Overleaf, TeXstudio, MiKTeX

Belum Familier dengan LaTeX?

Jika jurnal tujuan Anda hanya menyediakan template LaTeX dan Anda belum familier, platform daring seperti Overleaf menyediakan editor berbasis browser dengan template siap pakai, sehingga Anda tidak perlu instalasi software tambahan di komputer.

Cara Membaca Author Guidelines Secara Efektif

Selain template, dokumen Author Guidelines biasanya memuat aturan tambahan yang tidak selalu tercermin langsung di file template itu sendiri. Baca dokumen ini secara menyeluruh, bukan hanya sekilas, karena beberapa ketentuan penting justru sering diletakkan dalam bentuk teks naratif, bukan daftar poin.

Hal yang Wajib Dicari di Author Guidelines

  • ✓Batas jumlah kata untuk keseluruhan naskah dan untuk abstrak secara terpisah.
  • ✓Format dan jumlah maksimal kata kunci yang diperbolehkan.
  • ✓Ketentuan pengiriman berkas tambahan, seperti surat pernyataan orisinalitas atau surat etik penelitian.
  • ✓Kebijakan mengenai jumlah maksimal penulis dan urutan pencantuman afiliasi.
  • ✓Ketentuan bahasa — apakah naskah harus dwibahasa atau cukup satu bahasa saja.

Menemukan Template di Website Jurnal Nasional (SINTA)

  1. Kunjungi situs resmi jurnal tujuan melalui portal sinta.kemdiktisaintek.go.id untuk memastikan Anda mengakses website jurnal yang benar dan terverifikasi.
  2. Buka menu Author Guidelines atau About > Submissions pada website jurnal.
  3. Cari tautan unduhan template, biasanya berformat .doc/.docx, kadang tersedia juga versi LaTeX.
  4. Jika tidak ditemukan di sidebar, periksa menu Submission > Author Guidelines di bagian atas website.
  5. Unduh template terbaru — jangan gunakan template lama yang mungkin sudah diperbarui oleh pengelola jurnal.

Contoh Nyata Cara Mencari Template Jurnal SINTA dari Berbagai Peringkat (S1–S5)

Sebagai gambaran nyata, berikut beberapa contoh jurnal SINTA dari berbagai peringkat beserta tautan resminya. Tautan ini mengarah ke halaman Author Guidelines/Submissions resmi di website jurnal masing-masing, atau langsung ke file template jika tersedia di domain resmi kampus/jurnal tersebut.

Nama Jurnal Peringkat Bidang Tautan Resmi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) SINTA 1 Pendidikan Author Guidelines
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) – UGM SINTA 1 Sosial & Politik Author Guidelines
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan – Petra SINTA 2 Manajemen Author Guidelines
PIP (Perspektif Ilmu Pendidikan) – UNJ SINTA 3 Pendidikan Template Naskah
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan – UNY SINTA 3 Pendidikan Author Guidelines
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM – UII SINTA 3 Hukum Author Guidelines
Equity: Jurnal Ekonomi – UBB SINTA 5 Ekonomi Download Template
IJPHN (Indonesian Journal of Public Health Nutrition) – UI SINTA 5 Kesehatan/Gizi Download Template

Contoh di atas hanya sebagian kecil dari ribuan jurnal SINTA yang ada. Tautan bersumber dari domain resmi kampus/jurnal masing-masing, namun tetap bisa berubah sewaktu-waktu.

Jangan Jadikan Contoh di Atas sebagai Template Final

Tabel di atas hanya ilustrasi bahwa setiap jurnal punya template dan jalur akses masing-masing — bukan daftar rekomendasi maupun template universal yang bisa dipakai untuk jurnal manapun. Untuk naskah yang benar-benar akan disubmit, selalu unduh template resmi terbaru langsung dari halaman OJS jurnal tujuan Anda, karena template dapat diperbarui kapan saja tanpa pemberitahuan.

Cara Mencari Template Jurnal Internasional (Scopus)

  1. Kunjungi halaman resmi jurnal di website penerbit (Elsevier, Springer, MDPI, Taylor & Francis, dll).
  2. Cari menu Guide for Authors atau Author Instructions.
  3. Unduh template Word atau LaTeX yang disediakan, beberapa penerbit besar juga menyediakan template Overleaf siap pakai.
  4. Periksa juga dokumen tambahan seperti Highlights, Graphical Abstract, atau Cover Letter template jika disyaratkan.

Tools Tambahan untuk Jurnal Internasional

Beberapa penerbit besar seperti Elsevier menyediakan Journal Finder yang otomatis menunjukkan template yang sesuai begitu Anda memilih jurnal tujuan. Manfaatkan tools ini untuk memastikan Anda mengunduh template yang tepat, bukan versi jurnal lain di penerbit yang sama.

Elemen yang Wajib Diperhatikan Saat Menyesuaikan Naskah

Setelah template ditemukan, proses menyesuaikan naskah lama ke format baru membutuhkan ketelitian ekstra. Berikut elemen-elemen yang paling sering luput dari perhatian penulis, meski dampaknya cukup besar terhadap kesan profesionalisme naskah di mata editor.

Checklist Penyesuaian Template

  • ✓Font, ukuran huruf, dan spasi sesuai ketentuan template (umumnya Times New Roman 11–12pt).
  • ✓Margin dan tata letak halaman (portrait/kolom tunggal atau ganda) sesuai format jurnal.
  • ✓Struktur bagian mengikuti urutan yang diminta — umumnya IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion).
  • ✓Gaya sitasi dan daftar pustaka sesuai ketentuan (APA, IEEE, Vancouver, Chicago, dll).
  • ✓Format tabel dan gambar, termasuk penomoran dan penempatan judul (di atas tabel, di bawah gambar).
  • ✓Batas jumlah kata pada abstrak dan keseluruhan naskah sesuai ketentuan jurnal.

Selain elemen visual, perhatikan juga konsistensi penulisan istilah teknis, singkatan, dan satuan ukuran di seluruh naskah. Editor dan reviewer sering menilai kerapian naskah dari detail-detail kecil seperti ini, karena mencerminkan seberapa teliti penulis dalam menyiapkan naskahnya sebelum submit ke sistem OJS jurnal tujuan.

Kenapa Versi Template Harus Selalu Diperbarui?

Template jurnal bukan dokumen statis. Pengelola jurnal dapat memperbaruinya kapan saja, terutama saat terjadi migrasi versi OJS, perubahan gaya sitasi, atau revisi kebijakan editorial menyeluruh. Menulis naskah menggunakan template versi lama, meski terlihat sepele, berisiko membuat naskah dikembalikan editor hanya karena alasan format — padahal substansi penelitiannya sudah baik.

Cara Memastikan Anda Menggunakan Template Terbaru

  • Bandingkan tanggal pembaruan pada file template dengan tanggal akses Anda ke halaman jurnal.
  • Periksa apakah nomor versi OJS jurnal tersebut baru saja berubah (biasanya tercantum di halaman About this Publishing System).
  • Jika ragu, hubungi editor jurnal secara langsung untuk memastikan Anda mengunduh template versi terkini sebelum mulai menulis.

Cara Cepat Menyesuaikan Naskah ke Template Baru

  • Gunakan reference manager (Mendeley/Zotero) sehingga gaya sitasi bisa diubah otomatis dari APA ke IEEE dalam hitungan detik.
  • Salin isi naskah bagian per bagian ke dalam template, jangan hanya mengubah format dokumen lama secara manual.
  • Periksa ulang penomoran tabel/gambar setelah proses salin-tempel, karena urutan sering berubah.

Kesalahan Umum yang Membuat Naskah Dikembalikan

  • Menggunakan template lama yang sudah tidak berlaku karena jurnal memperbarui formatnya.
  • Mencampur dua gaya sitasi berbeda dalam satu naskah.
  • Mengabaikan batas jumlah kata pada abstrak maupun keseluruhan artikel.
  • Tidak menyesuaikan format tabel/gambar setelah menyalin dari dokumen sebelumnya.

Naskah Sudah Sesuai Template, Lalu Bagaimana Submitnya?

Setelah naskah disesuaikan dengan template, langkah berikutnya adalah proses pengiriman resmi. Pelajari panduan lengkap cara submit artikel ke OJS agar naskah Anda diproses dengan benar sejak langkah pertama.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Pendampingan bersifat teknis dan administratif. Naskah, data, dan kepemilikan intelektual tetap sepenuhnya milik penulis.

Kesimpulan

Menemukan dan mengikuti template jurnal yang benar bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari standar profesionalisme akademik. Cara terbaik untuk menemukannya adalah langsung melalui website resmi jurnal, bukan dari sumber yang tidak jelas asal-usulnya. Selalu periksa versi terbaru template sebelum menulis, karena setiap jurnal bisa memperbarui formatnya sewaktu-waktu, dan kebiasaan ini akan menghemat banyak waktu revisi administratif di kemudian hari.

FAQ

Apakah template jurnal SINTA sama untuk semua jurnal?

Tidak. Setiap jurnal SINTA memiliki template dan gaya selingkung sendiri, meski strukturnya umumnya sama-sama mengikuti format IMRAD. Selalu unduh template dari website resmi jurnal tujuan Anda.

Di mana biasanya template jurnal disimpan di website OJS?

Paling umum berada di menu Author Guidelines, kadang juga muncul di sidebar halaman utama jurnal atau di menu Submissions > Online Submissions.

Bagaimana jika jurnal tidak menyediakan template dalam format Word?

Sebagian jurnal, khususnya di bidang eksakta, hanya menyediakan template LaTeX. Anda bisa menggunakan platform seperti Overleaf untuk mengerjakannya secara daring tanpa instalasi tambahan.

Apakah boleh menggunakan template dari jurnal lain yang formatnya mirip?

Tidak disarankan. Meski terlihat mirip, setiap jurnal memiliki ketentuan detail yang berbeda (margin, gaya sitasi, batas kata), sehingga tetap wajib menggunakan template resmi dari jurnal tujuan.

Apakah template jurnal bisa berubah sewaktu-waktu?

Bisa. Pengelola jurnal dapat memperbarui template kapan saja, terutama saat migrasi versi OJS atau revisi kebijakan editorial. Selalu unduh ulang template terbaru sebelum menulis naskah baru.

Apakah reference manager seperti Mendeley bisa otomatis mengikuti gaya selingkung jurnal?

Bisa, selama gaya sitasi jurnal tersedia di pustaka style Mendeley atau Zotero. Jika gaya selingkung jurnal cukup unik dan tidak tersedia secara default, Anda mungkin perlu mengunduh atau membuat custom citation style secara manual.

Apakah wajib menggunakan template resmi jika naskah sudah rapi secara manual?

Wajib. Meski naskah terlihat rapi menurut penilaian pribadi, editor tetap akan memeriksa kepatuhan terhadap template resmi sebagai bagian dari standar administratif, terlepas dari kualitas format manual yang sudah Anda buat sendiri.

Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.

You might also like