Cara Cek Jurnal SINTA 2 Terbaru

Cara cek jurnal SINTA 2 yang benar hanya lewat satu pintu resmi — klaim “terakreditasi SINTA 2” di website jurnal itu sendiri tidak selalu bisa dipercaya begitu saja. Berikut langkahnya, sebagai pelengkap panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2.

1. Cara Cek Jurnal SINTA 2 via Portal Resmi

  1. Buka portal resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id
  2. Gunakan menu pencarian jurnal, ketik nama jurnal, ISSN, nama institusi penerbit, atau nama penulis yang ingin diverifikasi
  3. Buka halaman profil jurnal, periksa label peringkat akreditasi (tertera langsung sebagai “S2”)
  4. Cek riwayat akreditasi — peringkat bisa berubah setiap periode re-akreditasi
  5. Perhatikan tanggal berlaku (masa akreditasi), karena status bisa kedaluwarsa
  6. Bandingkan nama dan ISSN persis dengan yang tertera di website jurnal — nama mirip sering disalahgunakan

Selain profil jurnal, portal SINTA juga menampilkan SINTA Score untuk profil author (dosen/peneliti) dan institusi — berguna untuk mengecek rekam jejak publikasi seorang calon co-author atau reputasi riset sebuah kampus, bukan hanya status akreditasi jurnal semata. Fitur pencarian ini sama sekali gratis dan bisa diakses tanpa perlu membuat akun terlebih dahulu.

2. Cross-Check via ARJUNA

Selain portal SINTA, gunakan ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) sebagai sumber pembanding, terutama untuk melihat riwayat penilaian dan skor akreditasi yang lebih rinci per periode.

Panduan Membaca Halaman Profil Jurnal di SINTA

Setelah menemukan jurnal yang dicari, halaman profilnya menampilkan beberapa bagian yang masing-masing punya arti penting untuk keputusan submit:

  • Badge peringkat — tercantum di bagian atas halaman, biasanya berupa label warna dengan kode S1–S6
  • Periode akreditasi — rentang tanggal berlaku status akreditasi saat ini
  • H-Index — jumlah publikasi jurnal yang telah disitasi minimal sebanyak angka H tersebut, indikator dampak kumulatif
  • Jumlah dokumen & sitasi — total artikel terindeks dan total sitasi yang diterima
  • Tautan ke website OJS resmi jurnal — gunakan tautan ini, bukan hasil pencarian Google, untuk menghindari situs tiruan

Kombinasi H-Index dan jumlah sitasi bisa membantu membandingkan dua jurnal yang sama-sama berstatus SINTA 2 — angka yang lebih tinggi umumnya mengindikasikan dampak keilmuan yang lebih luas, meski bukan satu-satunya faktor penentu kecocokan naskah dengan jurnal tersebut.

Selain lewat portal utama, penting membedakan verifikasi akreditasi nasional dari pengecekan kredibilitas umum, karena keduanya menyasar aspek yang berbeda:

3. Perbedaan Cek SINTA vs Cek Predator

Aspek Verifikasi SINTA (Nasional) Verifikasi Predator/Kredibilitas Umum
Sumber rujukan Portal SINTA & ARJUNA resmi DOAJ, Think.Check.Submit., indeks internasional
Fokus pengecekan Status & peringkat akreditasi nasional Transparansi proses review, dewan editor, kebijakan etika
Berlaku untuk Jurnal nasional terindeks SINTA Semua jurnal, termasuk yang mengklaim internasional

4. Ciri Jurnal yang Mengklaim SINTA 2 secara Palsu

  • Tidak muncul sama sekali saat dicari langsung di portal SINTA resmi
  • Menampilkan “badge SINTA 2” hanya berupa gambar tanpa tautan verifikasi
  • Peringkat yang diklaim di website berbeda dari yang tercatat di portal SINTA
  • Menjanjikan proses review sangat singkat untuk kategori jurnal terakreditasi tinggi
  • ISSN tidak konsisten antara yang tercantum di jurnal dan yang terdaftar resmi

Red Flag Tambahan pada Website Jurnal

Di luar ketidaksesuaian data dengan portal SINTA, beberapa ciri berikut pada website jurnal itu sendiri patut membuat penulis lebih waspada sebelum submit:

  • Email kontak editor menggunakan domain gratisan (Gmail/Yahoo) alih-alih domain institusi resmi
  • Tidak ada informasi jelas mengenai proses peer review (single-blind, double-blind, atau open review)
  • Desain website terkesan asal-asalan, banyak tautan rusak atau halaman kosong
  • Tidak mencantumkan kebijakan retraksi atau koreksi artikel
  • Volume dan nomor terbitan tidak berurutan logis, atau ada lompatan tanggal terbit yang janggal
  • Terlalu agresif menawarkan “garansi terbit” di halaman utama website

Satu atau dua tanda di atas belum tentu berarti jurnal predator, tapi kombinasi beberapa tanda sekaligus — ditambah ketidaksesuaian data dengan portal SINTA — adalah sinyal kuat untuk mencari alternatif jurnal lain, betapapun menariknya tawaran kecepatan terbit yang ditawarkan.

Indikator Kualitas Tambahan Selain Status Akreditasi

Setelah status SINTA 2 terverifikasi, evaluasi lebih dalam dengan melihat indikator kualitas berikut, yang tidak selalu tampil langsung di halaman utama portal:

  • Faktor dampak (impact factor) — mengukur seberapa sering artikel jurnal tersebut disitasi jurnal lain, indikator relevansi keilmuan
  • Konsistensi jadwal terbit — jurnal sehat menerbitkan tepat waktu sesuai periode yang dijanjikan
  • Komposisi dewan editorial — idealnya berasal dari beberapa institusi berbeda, bukan hanya satu kampus
  • Rekam jejak topik yang pernah dimuat — telusuri arsip edisi terakhir untuk melihat kecocokan dengan naskah Anda

Tools Cross-Check Tambahan di Luar Portal SINTA

Untuk lapisan verifikasi ekstra, terutama pada jurnal yang jarang dikenal atau baru pertama kali ditemui, beberapa sumber tambahan berikut bisa membantu melengkapi gambaran kredibilitas jurnal sebelum keputusan submit diambil:

Sumber Kegunaan untuk Verifikasi
Google Scholar Cek apakah artikel jurnal tersebut muncul dan disitasi secara wajar di mesin pencari akademik
Garuda (Garba Rujukan Digital) Portal indeksasi nasional lain yang sering menampilkan metadata jurnal SINTA secara paralel
Scopus/SciMago Relevan jika jurnal juga mengklaim terindeks internasional — verifikasi klaim ini terpisah dari status SINTA
Situs OJS resmi jurnal Cek konsistensi nama, ISSN, dan dewan editorial dengan yang tercantum di portal SINTA

Idealnya, jurnal yang kredibel akan konsisten di semua sumber ini — nama, ISSN, dan status akreditasi yang sama di portal SINTA, ARJUNA, dan situs resminya sendiri. Ketidaksesuaian data antar-sumber adalah sinyal untuk berhati-hati sebelum submit.

Memverifikasi Keaslian Dewan Editorial

Jurnal predator sering mencantumkan nama-nama akademisi ternama di dewan editorial tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka. Langkah verifikasi sederhana berikut bisa membantu memastikan keasliannya:

  • Cari nama editor/reviewer di Google Scholar atau SINTA — cocokkan afiliasi institusi yang tercantum
  • Perhatikan apakah editor benar-benar aktif di bidang keilmuan yang sesuai dengan scope jurnal
  • Jika memungkinkan, cek publikasi terakhir editor tersebut untuk memastikan masih aktif secara akademik
  • Waspadai jika satu nama yang sama muncul sebagai editor di puluhan jurnal berbeda sekaligus — pola ini umum ditemukan pada jaringan jurnal predator

⚠ Perhatian: Jangan hanya mengandalkan hasil pencarian Google atau klaim di halaman “About” jurnal semata. Selalu verifikasi langsung di portal SINTA sebelum memutuskan submit, apalagi sebelum membayar biaya publikasi apa pun kepada pihak mana pun yang mengaku sebagai pengelola jurnal.

5. Langkah Lanjutan Setelah Status Terverifikasi

Setelah memastikan jurnal benar berperingkat SINTA 2 dan masih aktif, langkah berikutnya adalah mengecek kesesuaian scope dan template sebelum menyiapkan naskah untuk submission.

  • Baca aims & scope secara menyeluruh, bukan hanya judul jurnal
  • Unduh template resmi dan author guidelines terbaru
  • Cek riwayat edisi terakhir untuk melihat topik yang sering dimuat

Untuk tahapan submission selengkapnya, kembali ke panduan lengkap cara cek jurnal SINTA 2.

Rujukan resmi: cek status akreditasi jurnal secara langsung di portal SINTA dan ARJUNA. Kerangka akreditasi jurnal ilmiah nasional diatur dalam Permenristekdikti No. 9 Tahun 2018, dengan pembaruan ketentuan kum/angka kredit pada Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026.

Catatan Etika Publikasi

Pendampingan publikasi bersifat teknis dan administratif — membantu penulis memenuhi standar format, sitasi, dan kelengkapan dokumen. Hak kepemilikan intelektual dan tanggung jawab isi naskah sepenuhnya berada pada penulis. Waspadai tawaran jaminan terbit instan atau ghostwriting; praktik semacam ini melanggar etika akademik dan berisiko dicabut dari indeks SINTA.

Butuh pendampingan verifikasi jurnal SINTA 2?

Konsultasi gratis seputar strategi, kelengkapan dokumen, dan cara cek jurnal sinta 2.

Konsultasi via WhatsApp →

Kesimpulan

Verifikasi status akreditasi hanya butuh beberapa menit, tapi bisa menyelamatkan penulis dari kerugian waktu dan biaya akibat submit ke jurnal predator. Kombinasikan pengecekan portal resmi SINTA, cross-check ARJUNA, dan verifikasi keaslian dewan editorial sebagai satu paket pemeriksaan wajib sebelum memutuskan submission. Untuk strategi pemilihan jurnal lebih lengkap, kembali ke panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana tempat resmi mengecek status SINTA sebuah jurnal?

Hanya di portal resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id; badge atau klaim di website jurnal itu sendiri tidak bisa dijadikan bukti.

Apakah peringkat SINTA bisa berubah sewaktu-waktu?

Bisa. Peringkat dievaluasi ulang secara periodik dan jurnal dapat naik, turun, atau bahkan dicabut dari indeks.

Apa yang harus dilakukan jika jurnal tidak ditemukan di portal SINTA?

Jangan lanjutkan submission atau pembayaran apa pun sampai statusnya terverifikasi resmi.

Apakah ARJUNA dan SINTA sama?

Berbeda platform namun saling terkait — ARJUNA digunakan untuk proses penilaian akreditasi, sementara SINTA menampilkan hasil akhirnya ke publik.

Apakah ISSN yang valid otomatis berarti jurnal terakreditasi SINTA?

Tidak. ISSN hanya identitas terbitan berkala, bukan bukti akreditasi — keduanya harus dicek terpisah.

Apa itu SINTA Score dan siapa yang menggunakannya?

Skor reputasi yang ditampilkan portal SINTA untuk profil author dan institusi, berguna untuk mengecek rekam jejak riset calon co-author atau kampus.

Apa itu faktor dampak (impact factor) jurnal?

Ukuran seberapa sering artikel sebuah jurnal disitasi oleh jurnal lain dalam periode tertentu — indikator relevansi keilmuan di luar status akreditasi.

Bagaimana cara memastikan dewan editorial jurnal itu asli?

Cari nama editor di Google Scholar atau SINTA, cocokkan afiliasi institusinya, dan waspadai jika nama yang sama muncul sebagai editor di puluhan jurnal berbeda sekaligus.

Apa arti H-Index pada profil jurnal di SINTA?

H-Index menunjukkan jumlah publikasi jurnal yang telah disitasi minimal sebanyak angka H tersebut — indikator dampak kumulatif jurnal dari waktu ke waktu.

Apakah Google Scholar bisa dijadikan sumber verifikasi utama?

Tidak, Google Scholar hanya sumber pembanding tambahan; verifikasi utama status akreditasi SINTA 2 tetap harus melalui portal resmi SINTA dan ARJUNA.

Berapa lama proses verifikasi status akreditasi jurnal biasanya memakan waktu?

Hanya sekitar 5 menit jika mengikuti langkah-langkah di portal resmi SINTA, jauh lebih singkat dibanding kerugian waktu jika salah memilih jurnal predator.

Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.

You might also like