Berapa Lama Publikasi Jurnal SINTA 2?

Berapa lama publikasi jurnal SINTA 2 berlangsung tidak punya jawaban tunggal — rentangnya bisa 4 bulan untuk kasus mulus, hingga 18 bulan jika revisi mayor berulang. Artikel ini melengkapi panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2 dengan rincian timeline dan cara mempercepatnya secara sah.

1. Berapa Lama Publikasi Jurnal SINTA 2? Timeline 8 Tahap

Tahap Deskripsi Estimasi Durasi
Submission Upload naskah & dokumen pendukung ke OJS 1 hari
Desk review Editor menilai kesesuaian scope & kelayakan awal 1–3 minggu
Penunjukan reviewer Editor mencari 2–3 reviewer sesuai bidang 1–2 minggu
Peer review ronde 1 Reviewer menilai substansi & metodologi 4–10 minggu
Revisi penulis Penulis merespons komentar reviewer 2–4 minggu
Peer review ronde 2 (jika perlu) Reviewer mengecek revisi mayor 2–6 minggu
Keputusan akhir Accepted / minor revision / reject 1–2 minggu
Produksi & publish Copyediting, galley proof, terbit online 3–6 minggu

Total estimasi: sekitar 4–9 bulan pada skenario normal, bisa lebih panjang pada revisi berulang.

2. Faktor yang Memperlambat Proses

Durasi total sangat dipengaruhi beberapa faktor berikut, sebagian besar di luar kendali langsung penulis:

  • Antrean jurnal SINTA 2 umumnya lebih panjang karena reputasinya menarik banyak submission
  • Keterbatasan jumlah reviewer aktif yang sesuai bidang kajian spesifik
  • Revisi mayor yang membutuhkan pengumpulan data tambahan
  • Respons penulis yang lambat terhadap permintaan revisi
  • Periode liburan akademik atau akhir semester yang memperlambat aktivitas editorial

Faktor yang sering luput diperhitungkan: periodisasi terbit jurnal itu sendiri. Sebagian jurnal SINTA 2 terbit tiap 3 bulan, sebagian 6 bulan, bahkan ada yang hanya setahun sekali. Naskah yang accepted tepat setelah nomor terbaru rilis bisa menunggu satu siklus penuh sebelum benar-benar tayang — cek jadwal terbit jurnal tujuan di halaman “Current Issue” sebelum submit untuk memperkirakan skenario terburuk yang mungkin terjadi.

3. Enam Cara Mempercepat Proses Secara Sah

  1. Pilih jurnal dengan scope yang benar-benar presisi dengan topik naskah
  2. Ikuti template dan author guidelines secara ketat sejak submission pertama
  3. Siapkan response to reviewers yang runtut dan poin-per-poin, bukan sekadar revisi tanpa penjelasan
  4. Respons permintaan revisi secepat mungkin, idealnya dalam batas waktu yang diberikan editor
  5. Jaga komunikasi profesional dengan editor jika ada kendala teknis submission
  6. Cek status naskah secara berkala melalui dashboard OJS, bukan hanya menunggu email

4. Tabel Perencanaan Mundur (Backward Planning)

Jika ada tenggat tertentu — misalnya periode penilaian angka kredit atau target sidang promosi — rencanakan mundur dari tanggal tersebut:

Target Tenggat Mulai Submission Selambatnya
6 bulan dari sekarang Segera — risiko tinggi jika ada revisi mayor
9 bulan dari sekarang Dalam 1 bulan ke depan, skenario normal
12 bulan dari sekarang Dalam 2–3 bulan ke depan, ada ruang untuk revisi berulang

Studi Kasus: Tiga Skenario Nyata

Untuk memberi gambaran lebih konkret, berikut tiga pola umum yang sering dialami penulis jurnal SINTA 2, disusun dari kombinasi kondisi yang paling sering berulang:

Skenario A: Naskah Kuat, Jurnal Responsif

Penulis sudah menyiapkan naskah dengan gap penelitian yang jelas dan mengikuti template secara ketat sejak submission pertama. Desk review selesai dalam 2 minggu, hanya mendapat minor revision, dan artikel terbit di edisi berikutnya. Total waktu: sekitar 5 bulan.

Skenario B: Revisi Mayor Satu Putaran

Naskah lolos desk review namun reviewer meminta tambahan analisis dan perluasan kajian literatur. Penulis merespons dalam 3 minggu, revisi diterima pada ronde kedua. Karena accepted tepat setelah edisi terbaru rilis, artikel harus menunggu siklus terbit berikutnya. Total waktu: sekitar 8 bulan.

Skenario C: Revisi Berulang & Reviewer Sulit Didapat

Editor kesulitan menemukan reviewer sesuai bidang spesifik, sehingga tahap penunjukan reviewer molor hingga 6 minggu. Setelah dua putaran revisi mayor karena metodologi perlu diperkuat, naskah akhirnya accepted namun harus menunggu slot edisi tahun berikutnya. Total waktu: 14–16 bulan.

5. Simulasi Skenario: Cepat vs Lambat

Skenario Total Durasi Kondisi
Cepat ±4–5 bulan Naskah kuat, hanya minor revision, jurnal responsif
Normal ±6–9 bulan Ada 1 putaran revisi mayor, antrean standar
Lambat ±12–18 bulan Revisi mayor berulang, reviewer sulit didapat, periode liburan

⚠ Perhatian: Waspadai jurnal yang menjanjikan “terbit kilat” dalam hitungan hari untuk kategori SINTA 2 — proses review yang layak butuh waktu, dan klaim instan biasanya menandakan review yang tidak substansial atau jurnal predator.

Perbedaan Durasi: Submission Terbuka vs Special Issue

Jalur Submission Karakteristik Durasi
Submission terbuka (regular issue) Antrean mengikuti urutan masuk, durasi mengikuti pola umum di atas
Special issue/edisi tematik Sering punya tenggat submission ketat namun proses review bisa lebih cepat karena editor tamu fokus pada satu tema
Undangan langsung (invited paper) Umumnya lebih cepat, tapi jarang tersedia untuk penulis baru tanpa rekam jejak sebelumnya di jurnal tersebut

Bagi penulis yang mengejar tenggat ketat, memantau pengumuman call for papers special issue di jurnal SINTA 2 yang relevan bisa menjadi jalur alternatif — dengan catatan topik naskah harus benar-benar sesuai tema edisi tersebut, bukan hanya sekadar dipaksakan agar terlihat relevan.

Tips Follow-up ke Editor Tanpa Terkesan Mendesak

Menanyakan status naskah adalah hak wajar penulis, tapi caranya perlu diperhatikan agar tidak berkesan menekan editor yang justru bisa memperlambat proses secara tidak langsung:

  • Tunggu minimal 4–6 minggu sejak status terakhir berubah sebelum mengirim follow-up pertama
  • Gunakan bahasa profesional dan singkat, cukup tanyakan estimasi waktu, bukan mendesak keputusan
  • Kirim follow-up melalui sistem OJS resmi, bukan email pribadi editor yang tidak tercantum di guidelines
  • Jangan mengirim follow-up berulang dalam rentang waktu singkat — cukup sekali per periode wajar (misalnya sebulan sekali)

Jika dalam waktu lama tidak ada respons sama sekali meski sudah follow-up wajar, sebagian kebijakan jurnal mengizinkan penulis menarik naskah (withdrawal) untuk disubmit ke jurnal lain — namun periksa dulu kebijakan penarikan naskah di author guidelines jurnal tersebut.

Dampak Memilih Jalan Pintas terhadap Durasi Sebenarnya

Tawaran “terbit dalam 1–2 bulan” untuk jurnal SINTA 2 patut dicermati secara kritis. Proses peer review yang layak — termasuk desk review, penunjukan reviewer, dan minimal satu putaran revisi — secara realistis membutuhkan waktu lebih dari itu. Klaim durasi sangat singkat pada level akreditasi setinggi SINTA 2 biasanya menandakan salah satu dari dua kemungkinan: proses review yang tidak substansial, atau jurnal yang menyalahgunakan nama SINTA. Kedua-duanya berisiko lebih besar dari sekadar kehilangan waktu — artikel yang terbit di jurnal bermasalah bisa dicabut dari indeks di kemudian hari, sehingga publikasi tersebut tidak lagi bisa diakui untuk keperluan angka kredit maupun syarat kelulusan.

6. Cara Memantau Progres Naskah

Selain menunggu email notifikasi, penulis sebaiknya aktif memantau dashboard OJS jurnal tujuan — status seperti “under review”, “awaiting decision”, atau “revision requested” memberi gambaran posisi naskah tanpa harus menunggu balasan editor. Strategi pemilihan jurnal yang tepat sejak awal juga membantu memperpendek keseluruhan proses ini — lihat panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2 untuk strateginya.

Rujukan resmi: cek status akreditasi jurnal secara langsung di portal SINTA dan ARJUNA. Kerangka akreditasi jurnal ilmiah nasional diatur dalam Permenristekdikti No. 9 Tahun 2018, dengan pembaruan ketentuan kum/angka kredit pada Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026.

Catatan Etika Publikasi

Pendampingan publikasi bersifat teknis dan administratif — membantu penulis memenuhi standar format, sitasi, dan kelengkapan dokumen. Hak kepemilikan intelektual dan tanggung jawab isi naskah sepenuhnya berada pada penulis. Waspadai tawaran jaminan terbit instan atau ghostwriting; praktik semacam ini melanggar etika akademik dan berisiko dicabut dari indeks SINTA.

Butuh pendampingan percepatan proses publikasi jurnal SINTA 2?

Konsultasi gratis seputar strategi, kelengkapan dokumen, dan pemilihan jurnal.

Konsultasi via WhatsApp →

Kesimpulan

Durasi publikasi jurnal SINTA 2 sangat dipengaruhi kesiapan naskah dan responsivitas penulis saat revisi. Dengan perencanaan mundur yang realistis dan pemahaman terhadap periodisasi terbit jurnal tujuan, target akademik tetap bisa tercapai tanpa tergoda jalan pintas yang justru berisiko merugikan di kemudian hari. Selengkapnya ada di panduan lengkap publikasi jurnal SINTA 2.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama  publikasi jurnal SINTA 2?

Sekitar 4–9 bulan pada skenario normal, dan bisa mencapai 12–18 bulan jika ada revisi mayor berulang.

Apakah bisa mempercepat proses dengan membayar biaya tambahan?

Tidak untuk jurnal SINTA 2 yang kredibel — proses peer review tidak bisa dipercepat dengan biaya, hanya kualitas naskah dan responsivitas penulis yang berpengaruh.

Kenapa jurnal SINTA 2 cenderung lebih lama dari SINTA 3 ke bawah?

Reputasinya menarik lebih banyak submission sementara jumlah reviewer sesuai bidang terbatas, sehingga antrean lebih panjang.

Apa yang harus dilakukan jika revisi tidak selesai dalam batas waktu editor?

Segera komunikasikan ke editor melalui sistem OJS untuk meminta perpanjangan, jangan biarkan naskah tanpa kabar.

Apakah menghubungi editor secara langsung bisa mempercepat proses?

Komunikasi profesional untuk menanyakan status wajar dilakukan, tetapi tidak akan mengubah antrean atau hasil review.

Kenapa naskah yang sudah accepted masih menunggu lama untuk tayang?

Karena periodisasi terbit jurnal — jika accepted tepat setelah nomor terbaru rilis, naskah harus menunggu siklus terbit berikutnya (3, 6, atau 12 bulan tergantung jurnal).

Apakah semua jurnal SINTA 2 punya durasi proses yang sama?

Tidak. Durasi sangat bervariasi antar-jurnal tergantung jumlah submission, jumlah reviewer aktif, dan frekuensi terbitnya.

Apakah naskah bisa ditarik jika editor tidak merespons dalam waktu lama?

Bisa, sebagian jurnal mengizinkan penarikan naskah (withdrawal) setelah follow-up wajar tanpa respons, namun periksa dulu kebijakan penarikan di author guidelines masing-masing jurnal.

Apakah special issue selalu lebih cepat dari submission reguler?

Tidak selalu, tapi karena editor tamu biasanya fokus pada satu tema, proses review pada special issue kadang bisa berjalan lebih efisien dibanding jalur reguler.

Mahasiswa Ekonomi Syariah yg memiliki passion di bidang digital marketing, SEO, publikasi ilmiah, content writing, dan pengembangan bisnis.

You might also like